KENDAL, Beritajateng.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal kembali menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) Museum tingkat SMP. Ajang ini merupakan upaya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap sejarah, budaya, dan museum sebagai sumber pembelajaran.
Sebanyak 31 regu dari SMP se-Kabupaten Kendal mengikuti kompetisi yang berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis, 17-18 Juni 2026 di Gedung Abdi Praja dan Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal.
Kepala Disdikbud Kendal, Ferinando Rad Bonay, mengatakan LCC Museum bertujuan meningkatkan apresiasi pelajar terhadap warisan budaya bangsa sekaligus memperkuat nilai-nilai kepahlawanan melalui pembelajaran sejarah.
“Kompetisi ini dilaksanakan untuk menjadikan museum sebagai sumber belajar yang dapat memperkuat dan meneladani patriotisme para pahlawan serta mengenalkan warisan budaya Indonesia kepada generasi muda,” ujar Ferinando.
Ia menegaskan museum memiliki peran penting sebagai ruang belajar sejarah yang mampu memperluas wawasan sekaligus membentuk karakter generasi muda.
“Ada banyak sejarah yang bisa kita pelajari di museum, mulai dari sejarah terbentuknya Indonesia, kehidupan nenek moyang, manusia purba, hingga perkembangan teknologi dan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan,” jelasnya.
Menurut Ferinando, pemahaman terhadap sejarah dan budaya akan memberikan manfaat besar bagi pelajar, baik dalam meningkatkan literasi maupun memperkuat identitas kebangsaan.
“Harapannya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan, wawasan, serta membentuk karakter pelajar agar semakin mencintai budaya bangsa. Di era modern seperti sekarang, kita boleh mengikuti perkembangan zaman, tetapi jangan sampai kehilangan jati diri dan budaya kita sendiri,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, ia berharap museum semakin dikenal sebagai sarana edukasi yang menarik bagi generasi muda serta mampu menjadi media efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan pelestarian budaya.
“Jadi penting di era modern kita tetap mempertahankan karakter kita sebagai bangsa Indonesia,” harapnya.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kendal, Nurul Farida menambahkan, pada tahap awal seluruh peserta akan mengikuti seleksi untuk menentukan sembilan regu terbaik yang berhak melaju ke babak semifinal.
Selanjutnya, regu yang mendapat juara akan mewakili Kendal pada LCC Museum tingkat Provinsi Jawa Tengah yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.
“Juara pertama akan mendapatkan piagam dan uang pembinaan Rp2,1 juta, juara kedua Rp1,8 juta, juara ketiga Rp1,5 juta,” pungkasnya. (ADV)
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















