KENDAL, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengajak masyarakat untuk memilah sampah dari rumah.
Hal itu bertujuan mengurangi produksi sampah yang dibuang ke TPA Darupono. Sebab, saat ini kondisi sampah TPA Darupono semakin menggunung dan menumpuk di area depan.
Bupati Dyah Kartika Permanasari mengatakan, pembuangan sampah yang tidak teratur disebabkan oleh truk sampah yang tidak bisa masuk area pembuangan.
“Beberapa truk masuk ke dalam kan licin dan tidak berani. Tapi antrean sudah banyak, akhirnya ditumpahkan disitu. Sebenarnya petugasnya sudah melarang tapi mereka kan juga kewalahan, sedangkan armadanya harus pulang dan mengambil lagi,” ungkap Bupati Tika, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Sekretaris DLH Kendal, Syaiful Huda mengatakan, setiap hari TPA Darupono menerima kiriman sekitar 500-an ton sampah. Ia juga mengakui adanya antrean panjang truk.
“Terkait antrian panjang mobil pembuang sampah itu karena di TPA dari pihak DLH sekarang masih menata jalan akses ke pembuangan, karena hujan beberapa hari ini jalan jadi becek,” katanya saat meninjau TPA Darupono bersama Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kendal, H Murdoko, Selasa, 26 November 2025.
Huda menyebut saat ini pelayanan TPA Darupono sudah kembali berjalan normal. Ia mengatakan tahun ini akses ke lokasi pembuangan TPA akan di cor beton.
Meski terdapat upaya tersebut, ia tetap berharap masyarakat dapat ikut bersama-sama mengurangi persoalan sampah dengan melakukan pilah sampah dari rumah tangga.
“Kami berharap masyarakat dapat melakukan pilah sampah organik dan non organik dari rumah tangga,” harapnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















