KENDAL, Beritajateng.id – Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kendal melakukan pengecekan kualitas dan kuantitas beras bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di gudang Bulog, Rabu 12 Agustus 2026 kemarin.
Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan beras yang akan disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam kondisi layak konsumsi serta sesuai dengan berat yang telah ditetapkan.
Kepala DPP Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati mengatakan, pemeriksaan dilakukan sebelum bantuan beras tersebut nantinya disalurkan kepada masyarakat.
“Jadi kemarin itu kita lakukan pemeriksaan untuk bantuan beras yang akan disalurkan di Kabupaten Kendal. Kita periksa untuk memastikan kuantitas dan kualitasnya,” ujarnya, Kamis, 13 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, bantuan beras CPP tersebut akan disalurkan sekaligus untuk kebutuhan tiga bulan. Setiap penerima akan mendapatkan bantuan masing-masing 10 kilogram sehingga totalnya sebanyak 30 kilogram beras.
“Rencana alokasi akan diberikan tiga bulan satu kali, sehingga per penerima nanti akan menerima 30 kilogram,” jelas Pandu.
Menurutnya, hasil pemeriksaan menunjukkan beras yang akan disalurkan dalam kondisi baik dan layak untuk dikonsumsi. Selain memastikan kualitas, pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap kuantitas beras agar sesuai dengan alokasi yang ditetapkan.
“Nah, kemarin kita cek kualitasnya masih layak apa tidak. Setelah kita periksa, kita pastikan kualitas dan kuantitasnya bagus,” ungkapnya.
Pandu menyebut beras CPP yang saat ini tersedia di gudang Bulog merupakan beras produksi lokal. Kondisi tersebut berbeda dengan sebelumnya yang masih terdapat beras impor maupun beras lokal.
“Kalau biasanya dari Bulog itu kan ada yang luar negeri dan lokal. Nah, yang luar negeri sudah habis. Jadi sekarang ini 100 persen beras lokal,” terangnya.
Ia berharap bantuan CPP tersebut nantinya dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
“Harapannya nanti dengan bantuan CPP bisa meringankan beban masyarakat karena ada kebutuhan yang dicukupi oleh pemerintah,” tegasnya.
Untuk penyaluran kali ini, bantuan yang diberikan berupa beras dan tidak disertai minyak goreng. Namun pemerintah juga melakukan penyesuaian jumlah bantuan pangan dibandingkan periode sebelumnya.
“Untuk penyaluran ini hanya beras dan tidak ada minyak goreng. Tapi yang biasanya dicukupi untuk dua bulan atau 20 kilogram, nanti dicukupi tiga bulan yaitu 30 kilogram,” pungkasnya.(ADV)
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















