KENDAL, Beritajateng.id – di momen peringatan Hari Bumi, Bupati Dyah Kartika Permanasari menyebut penanaman pohon merupakan investasi ekologis jangka panjang untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan penanaman 40 bibit pohon di Wisata Air Langen Nirwana Kendal, Rabu, 22 April 2026. Kegiatan yang melibatkan pelajar ini menurutnya juga sebagai langkah nyata mitigasi bencana.
“Penanaman pohon bukan sekadar simbolis, tetapi investasi ekologis jangka panjang bagi keberlanjutan sumber daya air dan keseimbangan lingkungan. Ini juga menjadi bentuk kasih sayang kita untuk masa depan Kendal,” ujar Bupati Tika.
Ia pun mengapresiasi kontribusi PT Pegadaian yang tidak hanya memberi bantuan bibit tersebut namun juga juga mendistribusikannya ke 20 kecamatan melalui Ketua PKK Kecamatan.
“Terima kasih kepada PT Pegadaian yang sudah menyumbangkan bibit pohon yang kami sebarkan ke 20 Kecamatan,” lanjutnya.
Program ini menurutnya selaras dengan Gerakan Ibu Menanam Pohon (Rabu Pon) yang dicanangkan di tingkat provinsi.
Sementara itu, Lurah Langenharjo, Jupriyono, menyampaikan bahwa peringatan Hari Bumi menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Dalam rangka Hari Bumi 2026, melalui gerakan ibu menanam pohon Rabu Pon ini, kami berharap dapat memberikan wakaf oksigen untuk kehidupan generasi emas Indonesia,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keterlibatan pelajar, mahasiswa, dan relawan menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Kendal berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh wilayah. Selain itu, pemantauan dan perawatan tanaman juga menjadi perhatian agar kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















