KENDAL, Beritajateng.id – Lansia di Desa Kumpulrejo, Kecamatan Patebon, berinisial K (72) ditemukan meninggal usai dilaporkan tenggelam di Sungai Bodri tiga hari lalu, Minggu, 10 Mei 2026.
Humas Polres Kendal Iptu Deni Herawan menjelaskan, setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, jenazah korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 09.45 WIB, Selasa, 12 Mei 2026, di aliran Sungai Bodri wilayah Desa Magersari, Kecamatan Patebon, atau sekitar satu kilometer dari lokasi awal korban diduga hanyut.
“Petugas kemudian mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUD dr Soewondo Kendal untuk dilakukan pemeriksaan medis,” teran Iptu Deni.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga pun menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
“Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” imbuhnya.
Sekretaris BPBD Kendal, Ahmad Huda Kurniawansyah menjelaskan, korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Minggu, 10 Mei 2026. Saat itu korban pergi ke kebun yang berada di pinggir Sungai Bodri sekitar pukul 10.00 WIB.
Namun hingga pukul 12.30 WIB korban tak kunjung pulang ke rumah. Keluarga kemudian melakukan pencarian di area kebun dan sekitar bantaran sungai, tetapi korban tidak ditemukan.
Diduga Tenggelam di Sungai Bodri Kendal, Petani Lansia Belum Ditemukan
Di lokasi tersebut ditemukan bibit tanaman dan sabit milik korban, namun keberadaan korban tidak ditemukan. Keluarga kemudian meminta bantuan warga melakukan pencarian sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu ke pemerintah desa dan diteruskan kepada pihak terkait.
“Operasi SAR memasuki hari ketiga pada Selasa pagi dengan melibatkan penyisiran sungai menggunakan perahu rafting Baznas dari lokasi kejadian menuju TPI Pilangsari. Selain itu, dua Rescue Boat BPBD Kendal dan satu Rescue Boat Basarnas melakukan penyisiran dari Tanggulmalang hingga Muara Bodri, disertai pemantauan darat,” jelas Huda.
Dalam operasi pencarian tersebut, sejumlah unsur yang terlibat di antaranya BPBD Kendal, Basarnas Semarang, Polsek Patebon, Koramil Patebon, Damkar Kendal, PMI Kendal, Baznas, BAGANA, SAR MTA, ORARI, RAPI, pemerintah desa, serta warga setempat.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















