SEMARANG, Beritajateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh meminta pengawasan kesehatan hewan kurban diperketat. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menjelang Iduladha.
“Pemeriksaan kesehatan ternak harus dilakukan secara maksimal untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular,” tegas Ketua DPD Golkar Jateng tersebut.
Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng, kebutuhan hewan kurban pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar 605.817 ekor terdiri dari 135.772 sapi, 3.224 kerbau, 336.096 kambing, dan 130.725 domba.
Sementara itu, ketersediaan ternak di Jawa Tengah mencapai sekitar 982.149 ekor. Rinciannya meliputi sapi sebanyak 172.172 ekor, kerbau 4.023 ekor, kambing 580.963 ekor, dan domba 224.991 ekor.

Dengan jumlah itu, Jateng dinilai tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan hewan kurban di dalam daerah, tetapi juga mendukung distribusi ternak ke berbagai wilayah lain.
Ia pun mengimbau masyarakat lebih selektif dalam membeli hewan kurban.
“Pastikan hewan dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat,” ujarnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















