SEMARANG, Beritajateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun pemerintah daerah menyiapkan sejumlah langkah stabilisasi sejak dini menghadapi efek dari kenaikan BBM.
Berdasarkan Pertamina, harga BBM jenis Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250. Sementara Pertamax Green 95 naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000.
Menurutnya kenaikan harga BBM berpotensi memicu kenaikan biaya transportasi dan distribusi barang yang pada akhirnya dapat berdampak pada harga kebutuhan pokok di masyarakat.
“Kita harus mewaspadai efek berantai dari kenaikan BBM, terutama terhadap harga bahan pangan dan kebutuhan pokok yang sangat dirasakan masyarakat,” katanya.

Beberapa langkah stabilisasi yang bisa disiapkan yakni operasi pasar, pasar murah, serta penguatan distribusi komoditas strategis. Saleh menuturkan hal ini agar potensi gejolak harga bahan pangan dapat dikendalikan.
“Intervensi pemerintah harus dilakukan secara cepat dan terukur sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga,” tegasnya. (ADV)
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















