Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Kudus

Siswa Makan MBG Dikerubungi Lalat, Ini Respon Pemkab Kudus Soal Kandang Ditutup

Utia Afidah by Utia Afidah
2 Oktober 2026
in Kudus, Hot News
Siswa Makan MBG Dikerubungi Lalat, Ini Respon Pemkab Kudus Soal Kandang Ditutup

Tampak ribuan lalat yang tertangkap kertas lem di lingkungan SDN 3 Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kudus, Kamis, 1 Oktober 2026. (Fahtur Rohman/Beritajateng.id)

900
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

KUDUS, Beritajateng.id – Serbuan lalat di wilayah Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, yang diduga berasal dari kandang ayam turut berdampak pada siswa dan guru di SD Negeri 3 Bulungcangkring. Para siswa terpaksa menyantap makan bergizi gratis (MBG) di tengah serbuan serangga itu.

“Pada saat makan MBG ini bener-benernya lalatnya berkumpul. Jadi anak makan itu dikerubungi lalat,” ungkap salah satu guru, Tony, Jumat, 2 Oktober 2026.

Meski begitu, terkait dengan MBG, Tony menegaskan tidak ada keluhan apapun. Namun, hanya saja menurutnya akibat fenomena serangan ribuan lalat tersebut proses memakan MBG bagi para siswa menjadi tidak nyaman. 

“Untuk keluhan mungkin sebenarnya ini bukan karena MBG-nya, ya. Tapi karena situasi lalatnya, ketika mau makan tapi diganggu (lalat) jadi agak risih,” kata dia.

Tony, mengungkap serangan lalat tersebut sebenarnya telah berlangsung cukup lama. Namun, fenomena ini semakin meningkat sejak September dan mulai mengganggu aktivitas belajar mengajar di SD. 

“Sebenarnya sudah lama, tapi kami diam. Tapi ini sudah sangat keterlaluan dari bulan ini saja, kenaikkannya itu dari tgl 15-26 kemarin itu membuat belajar mengajar terganggu,” ujarnya. 

Ia menegaskan pihak sekolah telah memasang lem lalat untuk mengurangi gangguan. Namun, upaya tersebut dinilai belum cukup. Ribuan lalat itu bahkan tidak hanya mengganggu siswa saat belajar, tetapi juga menyerbu ruang guru.

“Kami sebagai pendidik sangat prihatin terhadap kondisi anak, kami pengajar juga terganggu, duduk saja dikerubungi lalat,” kata Tony.

Adapun jarak dari kandang ayam yang diduga sebagai asal muasal ribuan lalat menyerang diperkirakan hanya berjarak sekitar 200 meter dari SDN 3 Bulungcangkring. 

“Dari kandang itu sekitar 200-an meter,” kata Tony.

Rekomendasi Penutupan Kandang

Sementara itu, Wakil Bupati Kudus Belinda Birton, menuturkan telah mendapat keluhan mengenai banyaknya lalat. Keluhan itu tidak hanya datang dari warga, tetapi juga siswa yang bersekolah di sekitar kawasan peternakan.

“Jadi kemarin ada keluhan masyarakat, termasuk adik-adik kita yang bersekolah di lingkungan sekitar kandang. Terkait adanya banyaknya lalat yang tidak normal, lalatnya banyak banget,” kata Belinda.

Menurut Belinda, terdapat sekitar 21 kandang ayam di wilayah Bulungcangkring. Persoalan tersebut sebenarnya telah beberapa kali dibahas melalui mediasi yang melibatkan pemerintah desa, kecamatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), masyarakat, hingga pengelola kandang.

Namun, penyelesaian sebelumnya dinilai belum mampu mengendalikan persoalan secara tuntas. Pemkab pun turun langsung untuk mencari langkah penanganan yang lebih terukur.

Belinda meminta Pemerintah Desa Bulung Cangkring segera membentuk Tim Bina Lingkungan. Tim tersebut nantinya melibatkan unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan pemilik kandang. Sementara pemerintah kecamatan dan dinas terkait akan melakukan pemantauan serta pengawasan.

“Tim Bina Lingkungan itu ada perwakilan dari desa, tokoh masyarakat, sama pemilik kandang. Tetap nanti dari kecamatan dan dinas terkait juga memonitor dan mengawasi,” jelasnya.

Pembentukan tim diberi tenggat maksimal satu minggu. Setelah terbentuk, penyemprotan di masing-masing kandang dan lingkungan sekitar ditargetkan mulai dilakukan pada pekan berikutnya.

“Harapan saya lalat ini bisa berkurang. Program ini bisa efektif. Nanti kalau memang belum efektif, kita bikin langkah lain lagi,” bebernya.

Pemkab Kudus juga membuka kemungkinan mengambil langkah lebih tegas apabila pembinaan dan pengawasan tidak mampu menyelesaikan persoalan. Belinda menegaskan aspirasi masyarakat terkait penutupan kandang juga akan menjadi bahan pertimbangan pemerintah.

“Kalau memang masyarakat minta untuk ditutup, ya kita tutup. Kita rekomendasikan untuk ditutup,” tegasnya.

Pengelola Kandang Lakukan Penyemprotan Rutin

Sementara itu, perwakilan pengelola kandang dari PT Anthony Jaya Perkasa (AJP), Heri Hermawan, mengaku memahami keluhan warga terkait meningkatnya populasi lalat.

Ia mengatakan pengelola kandang telah menjalankan sejumlah langkah sanitasi dan biosekuriti. Penyemprotan dilakukan secara rutin pada pagi dan sore hari.

“Antisipasi kita tetap biosekuriti. Di farm kita sebenarnya sudah berjalan, pagi dan sore kita semprot. Untuk sanitasi lingkungan juga sudah berjalan,” kata Heri.

Menurut Heri, pengelola juga telah membantu penyemprotan di lingkungan warga dan sekolah. Selain itu, lem lalat dibagikan sebagai salah satu upaya pengendalian.

Heri menjelaskan, peningkatan jumlah lalat salah satunya dapat terjadi ketika memasuki masa panen ayam. Siklus panen yang tidak berlangsung serentak membuat aktivitas pengelolaan kotoran berlangsung bergantian dari satu kandang ke kandang lainnya.

“Kalau musim panen pasti banyak, karena siklus panen ayam kita di sini tidak bisa bareng, tidak bisa serentak. Jadi bisa berpindah-pindah dari ujung sampai ujung,” terangnya.

Satu siklus pemeliharaan ayam broiler berlangsung sekitar satu setengah bulan hingga memasuki masa panen. Pada saat panen dan pengerukan kotoran, kondisi tersebut dapat memicu munculnya lalat.

Selain aktivitas peternakan, Heri menyebut faktor lingkungan dan perubahan musim juga dapat memengaruhi perkembangan lalat.

“Kalau menghilangkan saya rasa di dunia peternakan susah. Kalau sampai steril saya rasa tetap ada lalat. Mungkin harapannya lebih kepada mengurangi,” tandasnya.

Jurnalis: Fahtur Rohman/Lingkar Network
Editor: Utia Lil

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Tags: Berita Kudus Hari Iniberita kudus terkiniLalatMBG
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

Wabup Batang Usul Sampel Menu MBG Dikirim ke Puskesmas Tiap Hari

Wabup Batang Usul Sampel Menu MBG Dikirim ke Puskesmas Tiap Hari

by Utia Afidah
17 Oktober 2026
0

BATANG, Beritajateng.id - Wakil Bupati Batang Suyono mengusulkan agar sampel menu makan bergizi gratis (MBG) dikirim ke puskesmas terdekat untuk...

Kudus Adakan 5 Kelas Pelatihan Kerja, dapat Dukungan APBN Rp400 Juta 

Kudus Adakan 5 Kelas Pelatihan Kerja, dapat Dukungan APBN Rp400 Juta 

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KUDUS, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Ketenagakerjaan, Perindustrian, Koperasi, UKM (Disnakerperinkop UKM) mengadakan lima kelas pelatihan kerja tahun...

5 SD di Kudus Ditutup Awal Tahun Ini, Ini Penjelasan Disdikpora

Kudus Targetkan Kekosongan 148 Jabatan Kepala Sekolah Terisi Akhir Tahun

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KUDUS, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kudus mellaui Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) menargetkan melakukan pengisian kekosongan jabatan kepala sekolah...

Menu MBG dari SPPG Tutup Blora Positif Kandung Bakteri, Ini Hasil Labnya 

Menu MBG dari SPPG Tutup Blora Positif Kandung Bakteri, Ini Hasil Labnya 

by Utia Afidah
15 Oktober 2026
0

BLORA, Beritajateng.id - Sampel makanan yang diambil dari menu makan bergizi gratis (MBG) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tutup, Kecamatan...

BERITA UTAMA

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar
Kendal

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KENDAL, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kendal mengirim total 396 atlet untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga di Pekan Olahraga Provinsi...

Read moreDetails
Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

15 Oktober 2026
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • TPP Diduga Mengalir ke Rekening Non-ASN, Bupati Rembang Minta Diusut Tuntas

    3 ASN BKD Rembang Diperiksa Polda Jateng Terkait Dugaan Pelanggaran JPTP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

Disdikbud Kendal Gelar Bimtek, Bekali Guru PAUD Literasi Digital

Disdikbud Kendal Gelar Bimtek, Bekali Guru PAUD Literasi Digital

2 Desember 2025
Banjir Grobogan, Wagub Jateng Dorong Penguatan Tanggul dan Normalisasi Sungai

Banjir Grobogan, Wagub Jateng Dorong Penguatan Tanggul dan Normalisasi Sungai

22 Mei 2025
Kudus Alokasikan Rp10 Miliar untuk Perbaikan Drainase, Sasar Titik Rawan Banjir

Kudus Alokasikan Rp10 Miliar untuk Perbaikan Drainase, Sasar Titik Rawan Banjir

15 Juli 2026
5 Hektar Lahan di Blora Disiapkan untuk Sekolah Rakyat, Ini Lokasinya

5 Hektar Lahan di Blora Disiapkan untuk Sekolah Rakyat, Ini Lokasinya

23 April 2025
Kejar Target Rp5,5 M, Disperkim Semarang Tegas Segel Unit Rusun yang Menunggak

Kejar Target Rp5,5 M, Disperkim Semarang Tegas Segel Unit Rusun yang Menunggak

20 Agustus 2026
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id