PATI, Beritajateng.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati mendukung penuh program angkutan sekolah untuk para pelajar. Hal ini lantaran jumlah pelajar yang membawa sepeda motor ke sekolah cukup tinggi, padahal mereka masih dibawah umur.
Ketua Komisi C Joni Kurnianto menuturkan kondisi itu sangat membahayakan para pelajar dan berpotensi menimbulkan angka kecelakaan.
“Kita lihat sekarang banyak anak-anak SMP belum punya SIM dan tidak pakai helm, berboncengan lebih dari dua. Makanya program angkutan ini harus kita dukung bersama,” ujarnya di peresmian Trayek Angkutan Sekolah di SMPN 4 Pati, Selasa, 22 Juli 2026.
Joni pun meminta seluruh pihak mulai dari guru, orang tua, hingga kepolisian turut mensukseskan program ini.
“Peranan dari sekolah, guru, orang tua, dan kepolisian harus bersama-sama mengawasi agar siswa yang belum memenuhi syarat tidak membawa sepeda motor ke sekolah,” pungkasnya.
Luncurkan Trayek Angkutan Sekolah, Plt Bupati Pati Kaji Skema Gratis bagi Pelajar
Diketahui, saat ini Pemkab Pati tengah mengkaji skema agar program angkutan sekolah ini bisa dinikmati para pelajar secara gratis. (adv)
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















