Jumat, Oktober 16, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Pati

Kronologi Dugaan Kekerasan Siswa di Sekolah Rakyat Pati Bermula dari Tuduhan Curi Sabun

Utia Afidah by Utia Afidah
9 Oktober 2026
in Pati
Kronologi Dugaan Kekerasan Siswa di Sekolah Rakyat Pati Bermula dari Tuduhan Curi Sabun

Korban dugaan kekerasan berinisal D saat dirawat di Rumah Sakit KSH pada Jumat (9/10). (Fahtur Rohman/Beritajateng.id)

833
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

PATI, Beritajateng.id – Kasus dugaan kekerasan terjadi di Sekolah Rakyat Terintegrasi I Tlogowungu. Peristiwa yang menimpa seorang siswa pada Selasa, 29 September 2026 ini diketahui berawal dari tuduhan mencuri sabun. 

Korban berinisial D mengaku dipukul teman sekolahnya di asrama pada Selasa malam hingga mengalami luka di sejumlah bagian tubuh dan satu giginya terlepas. Menurutnya setelah selesai makan, seorang teman menanyakan apakah ia mengambil sabun miliknya.

D pun mengaku tidak mengambil sabun milik temannya tersebut. Namun, menurut pengakuannya, ia tiba-tiba mendapat pukulan dari seseorang yang tidak dikenalnya.

“Saya ditanya, kamu ambil sabunku? Saya jawab tidak. Tiba-tiba dipukul. Saya tidak tahu siapa yang memukul karena kondisi kamar sudah gelap,” ungkap D saat ditemui di Keluarga Sehat Hospital (KSH), Jumat, 9 Oktober 2026.

Menurut D, pemukulan pertama terjadi di kamar asrama. Setelah sempat berhenti, ia mengaku kembali mengalami kekerasan seusai waktu Isya. Peristiwa kedua itu disebut berlangsung sekitar 20 menit.

D mengaku tidak bisa memastikan identitas orang-orang yang memukulnya karena kondisi ruangan gelap. Ia memperkirakan jumlah orang yang terlibat dalam dua kejadian tersebut lebih dari sepuluh orang.

“Setelah itu saya dipojokkan. Sempat selesai, tetapi setelah Isya dilanjutkan lagi. Sekitar 20 menit saya dipukuli, terutama di bagian kepala,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, D mengaku mengalami lebam di punggung, luka pada gusi, serta satu gigi terlepas. Hingga Jumat (9/10), ia masih merasakan nyeri pada gigi dan pusing.

D juga mengungkapkan dugaan adanya arahan dari salah seorang guru saat dirinya menjalani pemeriksaan di RSUD RAA Soewondo Pati sebelumnya. 

Menurut pengakuannya, ia diminta mengatakan bahwa luka yang dialaminya akibat terjatuh dari tangga.

“Disuruh bilang saja jatuh dari tangga. Katanya, nanti kalau tidak bilang begitu, dokter tidak bisa merawat,” tutur D, mengingat perkataan yang menurutnya disampaikan guru tersebut.

D menyebut sebelumnya tidak pernah memiliki persoalan ataupun berinteraksi dengan orang-orang yang diduga terlibat dalam kejadian itu. Ia juga mengaku sempat melaporkan peristiwa tersebut kepada guru, tetapi mendapat jawaban bahwa masalah itu akan ditangani keesokan harinya.

Pengalaman tersebut membuat D mengaku trauma dan tidak ingin kembali bersekolah untuk sementara waktu. Selain masih mengalami keluhan fisik, ia merasa takut jika harus kembali bertemu dengan teman-temannya di lingkungan sekolah.

“Saya tidak mau kembali ke sekolah karena masih trauma,” ujarnya.

Sementara itu, ibu korban, Jeane Puspita Dewi, mengaku baru mengetahui kondisi anaknya pada Kamis, 1 Oktober 2026 ketika mendatangi RSUD RAA Soewondo Pati. 

Saat berada di poli gigi, ia mendapat informasi dari wali asuh bahwa anaknya mengalami luka pada gigi akibat dugaan pengeroyokan oleh teman-temannya.

Jeane menyebut pihaknya mendapat informasi bahwa sekitar 14 siswa diduga terlibat. Namun, ia mengaku belum mengetahui identitas masing-masing siswa yang diduga melakukan pemukulan.

“Selain kerusakan gigi, anak saya mengalami nyeri dan lebam di bagian pundak serta benjolan di dahi,”

Karena anaknya mengalami sesak napas dan giginya terus mengeluarkan darah, ia kemudian membawa D ke KSH pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Menurut Jeane, satu gigi anaknya terlepas sepenuhnya, sedangkan satu gigi lainnya mengalami patah dan harus dipasang kawat untuk membantu kestabilan.

Jeane menambahkan, mediasi yang melibatkan dinas terkait telah dilakukan pada Senin, 5 Oktober 2026 lalu. Namun, pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan. Ia juga menyatakan belum menerima permintaan maaf dari pihak yang diduga terlibat.

“Anak saya trauma kalau bertemu banyak orang, takut, dan tidak mau sekolah lagi,” ungkapnya.

Terkait proses hukum dan pembiayaan pengobatan, Jeane menyatakan menyerahkan penanganannya kepada pengacara yang mendampinginya.

Sebelumnya, pihak Sekolah Rakyat Terintegrasi I Tlogowungu menyatakan masih mendalami dugaan kekerasan tersebut, termasuk menelusuri peran masing-masing siswa. 

Pihak sekolah juga menyatakan tidak membenarkan tindakan kekerasan di lingkungan pendidikan.

Jurnalis: Fahtur Rohman/Lingkar Network
Editor: Utia Lil

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Tags: Berita Pati Hari IniBerita Pati TerkiniKekerasansekolah rakyat
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

Laznas MPAQ Salurkan Air Bersih ke 9 Titik di Jakenan dan Winong Pati

Laznas MPAQ Salurkan Air Bersih ke 9 Titik di Jakenan dan Winong Pati

by Utia Afidah
15 Oktober 2026
0

PATI, Beritajateng.id - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) MPAQ menyalurkan bantuan air bersih ke 9 titik wilayah Kecamatan Jakenan dan...

Perhutani KPH Pati Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Ronggo

Perhutani KPH Pati Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Ronggo

by Utia Afidah
14 Oktober 2026
0

PATI, Beritajateng.id - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati bersama jajaran Polsek dan Koramil Jaken, Kabupaten Pati, menyalurkan bantuan...

Satu Orang Meninggal Usai Fortuner Tabrak Gran Max dan 2 Motor di Wedarijaksa Pati

Satu Orang Meninggal Usai Fortuner Tabrak Gran Max dan 2 Motor di Wedarijaksa Pati

by Utia Afidah
14 Oktober 2026
0

PATI, Beritajateng.id - Satu orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan beruntun yang terjadi di wilayah Kecamatan Wedarijaksa pada Selasa...

Konsep Otomatis

Laznas MPAQ Pati Gelar Kajian Islam dan Penyaluran Bantuan Pangan bagi Disabilitas

by Utia Afidah
12 Oktober 2026
0

PATI, Beritajateng.id - Laznas MPAQ Pati menggelar Kajian Islam dan Bantuan Pangan bagi Penyandang Disabilitas di Masjid At-Taqwa, Mertokusuman, Pati,...

BERITA UTAMA

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan
Kota Semarang

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

by Utia Afidah
15 Oktober 2026
0

SALATIGA, Beritajateng.id - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi kabar terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang...

Read moreDetails
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026
Blora Bakal Wajibkan ASN Eselon II Beli Beras Organik dari Petani

Blora Bakal Wajibkan ASN Eselon II Beli Beras Organik dari Petani

12 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • TPP Diduga Mengalir ke Rekening Non-ASN, Bupati Rembang Minta Diusut Tuntas

    3 ASN BKD Rembang Diperiksa Polda Jateng Terkait Dugaan Pelanggaran JPTP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

Dorong Regenerasi Petani, Dua Alsintan Modern Diuji Coba di Waru Rembang

Dorong Regenerasi Petani, Dua Alsintan Modern Diuji Coba di Waru Rembang

17 November 2025
Jaga Lingkungan Wisata, DPRD Pati Minta Pengunjung Tingkatkan Kesadaran Masalah Sampah

Jaga Lingkungan Wisata, DPRD Pati Minta Pengunjung Tingkatkan Kesadaran Masalah Sampah

21 Juli 2026
Bangunan SDN 02 Jono, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan alami roboh. (Muhamad Ansori/Koran Lingkar)

3 Ruang Kelas SDN 2 Jono Grobogan Ambruk Diterjang Hujan Disertai Angin Kencang

11 Oktober 2022
Pendaftaran Posisi Ketua KONI Rembang Diperpanjang Hingga 20 Februari

Pendaftaran Posisi Ketua KONI Rembang Diperpanjang Hingga 20 Februari

10 Februari 2026
Akui Dico – Ali di Pilkada Kendal, DPP PKB Gugurkan Rekom Sebelumnya

Akui Dico – Ali di Pilkada Kendal, DPP PKB Gugurkan Rekom Sebelumnya

9 September 2024
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id