PATI, Beritajateng.id – Ketua DPRD Pati Ali Badrudin mendorong adanya klarifikasi dengan melibatkan para petani dalam penyelesaian polemik dugaan penyelewengan dana bantuan stimulan puso.
Hal ini ia sampaikan saat menerima audiensi dari petani Desa Pasuruhan, Kecamatan Kayen, soal dugaan korupsi penyaluran bantuan puso di ruang sidang paripurna, Rabu 3 Juni 2026.
“Disarankan itu harus diselesaikan di tingkat kecamatan melalui BPBD dan Dinas Pertanian. Untuk Desa Pasuruan diselesaikan di Kecamatan Kayen dengan mengundang semua calon penerima,” sebutnya.
Ali menjelaskan sebelumnya bantuan untuk petani terdampak banjir tersebut bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Namun berdasarkan keterangan para petani terdapat dugaan penyimpangan dalam proses pencairannya di awal 2026.
“Misal saja hari ini dia dapat Rp2 juta, tapi dia menyampaikan bahwa lahan yang terdampak banjir mencapai 1 hektar dan bantuan yang diterima dinilai kurang, kemudian ditambahi oleh kelompok tersebut,” katanya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















