PATI, Beritajateng.id – Puluhan ruas jalan yang mengalami kerusakan di wilayah Kabupaten Pati mulai diperbaiki. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pati mencatat terdapat 45 paket pekerjaan yang progresnya sedang berjalan saat ini.
Dari jumlah itu, sebanyak 15 paket telah selesai 100 persen. Sementara sejumlah ruas lainnya dalam sisa paket itu masih dalam proses pengerjaan.
Plt Sekretaris DPUTR Pati, Widyotomo Kusdiyanto, mengatakan pekerjaan yang telah dikontrakkan memiliki nilai sekitar Rp154 miliar dengan progres pelaksanaan mencapai 73 persen.
“Progres perbaikan jalan kami sudah melaksanakan kontrak sekitar Rp154 miliar, sekitar 73 persen. Sudah ada yang 100 persen, lainnya masih berproses,” kata Widyotomo, Rabu, 2 September 2026.
Ia menjelaskan, total anggaran pengerjaan jalan dalam anggaran murni mencapai sekitar Rp186 miliar. Sementara tambahan anggaran pada perubahan anggaran mencapai sekitar Rp23 miliar.
Anggaran tersebut berkaitan dengan skema pembiayaan yang di dalamnya terdapat pinjaman kepada Bank Jateng senilai sekitar Rp90 miliar. Dari pinjaman tersebut, realisasi tahap pertama mencapai sekitar Rp66 miliar, sedangkan sekitar Rp23 miliar dialokasikan melalui anggaran perubahan.
Menurut Widyotomo, pembagian pencairan tersebut menyesuaikan kemampuan fiskal daerah. Hingga kini, pelaksanaan pekerjaan jalan disebut tidak mengalami kendala berarti.
Menurutnya kendala yang muncul lebih bersifat teknis, terutama ketersediaan aspal hotmix. Pasalnya, penyedia Asphalt Mixing Plant (AMP) yang digunakan untuk pekerjaan jalan di Pati saat ini hanya sekitar empat perusahaan sehingga penggunaannya harus bergantian.
“Tidak ada kendala. Kebanyakan karena menggunakan aspal hotmix, sementara penyedia aspal AMP hanya empat perusahaan.” ujarnya.
Selain penyedia dari Pati, terdapat pula perusahaan dari Kudus dan Rembang yang mengikuti pekerjaan dengan mekanisme mini kompetisi.
DPUTR menargetkan sebagian besar pekerjaan yang saat ini berproses dapat selesai pada Oktober 2026. Sementara pekerjaan yang masuk dalam anggaran perubahan ditargetkan rampung pada Desember 2026.
Untuk anggaran perubahan, ia menjelaskan terdapat belasan paket perbaikan jalan yang tersebar di sekitar 15 kecamatan. Di antaranya ruas Puncel–Ngarengan, Kali Mencon, Kuryokalangan, serta sejumlah ruas lainnya.
Widyotomo menegaskan, penentuan prioritas perbaikan jalan didasarkan pada tingkat kerusakan. Selain itu, pekerjaan juga diarahkan untuk melanjutkan perbaikan ruas jalan yang telah dikerjakan sebelumnya.
Adapun sejumlah ruas jalan dalam 15 paket pekerjaan yang telah rampung 100 persen meliputi:
- Jalan Boloagung–Trimulyo Wisata Talun di Kecamatan Kayen
- Sumbersari–Sering–Kantor Kawedanan–Kota Kayen
- Tlogowungu–Bapoh dan Sitiluhur–Tlogowungu/Wedarijaksa/Gembong
- Jalan H Munadi tembus SMP Negeri 6 Pati
- Ruas Jalan Winong–Jakenan dan Tluwah–Sembaturagung
- Bumirejo–JLS dan Jambean Kidul–Bumirejo
- Jaken–Jakenan dan Jaken–Batae–Jakenan–Plosojenar
- Gembong–Plukaran
- Karangrejo–Kuniran dan Bulumulyo–Sukoagung
- Jetak–Margorejo dan Jenggolo–Pegandan
- Guyangan–Juwana dan Jetak–Guyangan
- Tanjungrejo–Tegalharjo
- Mintomulyo–Margomulyo
- Gunungwungkal–Pakis, Margomulyo–Pakis dan Pondowan–Sendangrejo
- Gunungsari–Gunungwungkal, Gajihan–Ngetuk dan Gunungwungkal–Bondol.
Jurnalis: Mutia Parasti/Lingkar Network
Editor: Utia Lil















