PATI, Beritajateng.id – Para pedagang berharap rencana revitalisasi Plaza Pragolo yang berlokasi di Jalan Raya Pati-Kudus, Kecamatan Margorejo, segera terealisasi. Hal ini lantaran kondisinya saat ini yang sepi dari aktivitas jual beli.
Salah satu pedagang yang masih bertahan adalah Leginah (69), penjual makanan yang berjualan di sisi barat luar Pasar Pragola. Setiap hari, ia mengaku lebih banyak menunggu pembeli dibanding melayani transaksi jual beli.
“Sehari itu belum tentu laku satu piring. Masak beras dua gelas saja belum tentu habis. Orang enggak tahu kalau di sini ada warung yang buka. Pintu ditutup, saya di belakang. Enggak ada yang lewat,” keluhnya, Kamis, 8 Januari 2026.
Di tengah keterpurukan usaha, Leginah juga masih dibebani cicilan pinjaman modal usaha di bank yang diambil sebelum pandemi.
Dengan kondisi yang serba sulit, Leginah mengaku tidak menuntut banyak. Ia hanya berharap ada solusi konkret agar warung-warung di Plaza Pragolo kembali hidup dan mendapat pembeli.
“Saya mohon sama Bapak Bupati Pati, Sudewo. Kasihan warung-warung di sini. Sekali-sekali ada acara, sebulan dua atau tiga kali saja sudah Alhamdulillah,” harapnya.
Sebelumnya, Bupati Pati Sudewo mengaku telah menyiapkan langkah revitalisasi Plaza Pragolo yang telah lama tidak aktif. Menurutnya penentuan fungsi gedung akan dikaji secara komprehensif bersama para pelaku usaha, arsitek, serta ahli pemasaran.
Setelah fungsinya jelas, proses pembenahan dari sisi arsitektur dapat dilakukan secara optimal.
Dalam rencana jangka pendek, Pemkab Pati telah menetapkan beberapa langkah awal yang akan dilakukan pada tahun anggaran 2026.
“Plaza Pragolo ini sudah lama tidak aktif, jadi memang perlu ada pembenahan. Tapi saran dari arsitek, pembenahan yang pertama dilakukan adalah memastikan gedung ini akan digunakan untuk apa. Yang pasti akan kita lakukan adalah membongkar pagar depan supaya tidak ada sekat antara jalan raya dengan gedung. Kemudian halamannya akan kita tata ulang dan diaspal kembali,” ujar Bupati, Agustus 2025 silam.
Revitalisasi Plaza Pragola diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung geliat ekonomi lokal sekaligus memperindah wajah kota.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















