Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Pati

Warga Sempu Pati Hentikan Penimbunan Sumur Mbah Nogo, Dinilai Keramat

Utia Afidah by Utia Afidah
22 Agustus 2026
in Pati
Warga Sempu Pati Hentikan Penimbunan Sumur Mbah Nogo, Dinilai Keramat

Warga Dukuh Sempu, Desa Puluhantengah, Kecamatan Jakenan, Pati saat berkumpul di lokasi penimbunan Sumur Mbah Nogo. (Lingkar Network/Beritajateng.id)

907
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

PATI, Beritajateng.id – Warga Dukuh Sempu, Desa Puluhan Tengah, Kecamatan Jakenan, menghentikan aktivitas penimbunan Sumur Mbah Nogo pada 16 Agustus 2026. Terdapat beberapa faktor mengenai penolakan warga terhadap aktivitas yang hingga kini belum diketahui tujuannya itu. Salah satunya karena sumur tersebut dikeramatkan.

Sebelumnya, informasi mengenai penimbunan awalnya diketahui salah seorang warga Dukuh Sempu. Informasi itu kemudian disampaikan kepada warga lainnya dan dibahas bersama sejumlah tokoh masyarakat serta tokoh pemuda.

Salah seorang tokoh masyarakat, Purnomo, mengatakan dirinya kemudian mendatangi lokasi setelah melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh untuk memastikan kondisi sebenarnya.

“Setelah melakukan pertemuan bersama para tokoh, saya kemudian datang langsung ke lokasi Sumur Mbah Nogo untuk melihat kondisi sebenarnya,” kata Purnomo, Jumat, 21 Agustus 2026.

Setibanya di lokasi, Purnomo mengaku mendapati adanya aktivitas penimbunan di sekitar Sumur Mbah Nogo.

“Sesampainya di Sumur Mbah Nogo ternyata benar ada penimbunan. Saya langsung menghentikan aktivitas penimbunan Sumur Mbah Nogo,” ujarnya.

Menurut Purnomo, Sumur Mbah Nogo memiliki cerita yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Dukuh Sempu. Berdasarkan cerita para sesepuh, sumur tersebut disebut telah ada sejak zaman nenek moyang, bahkan sebelum Dukuh Sempu berdiri.

“Kalau dari cerita orang-orang tua dulu, sumur ini sudah ada sejak zaman nenek moyang. Bahkan katanya sebelum Dukuh Sempu berdiri, sumur ini sudah ada,” ujarnya.

Sumur tersebut juga dikenal sebagian warga sebagai tempat yang dikeramatkan dan dianggap sebagai bagian penting dari sejarah masyarakat Dukuh Sempu.

Selain mempertanyakan penimbunan, warga juga menyoroti tanah yang digunakan dalam aktivitas tersebut. Di sekitar lokasi terlihat tumpukan tanah yang digunakan untuk menimbun area sumur.

Warga mempertanyakan asal-usul tanah tersebut serta status legalitasnya.

“Kami ingin tahu tanah yang digunakan untuk menimbun itu berasal dari mana dan legalitasnya bagaimana. Itu yang sekarang menjadi pertanyaan warga,” ujar Purnomo.

Warga kemudian memasang banner di sekitar lokasi Sumur Mbah Nogo. Banner tersebut memuat sejumlah alasan keberatan warga, antara lain mengenai keberadaan sumur yang dianggap memiliki nilai sejarah dan budaya bagi masyarakat setempat.

Dalam banner itu juga tercantum pernyataan mengenai legalitas kepemilikan tanah yang disebut belum diakui warga Dukuh Sempu. Warga juga menyebut Sumur Mbah Nogo telah diakui pemuda dan tokoh masyarakat sebagai ikon atau bagian penting masyarakat setempat.

Selain itu, warga menyampaikan keberatan terhadap penimbunan sumur menggunakan tanah yang menurut mereka belum jelas legalitas izin galian C-nya.

Purnomo menegaskan warga tidak ingin membuat tuduhan tanpa dasar. Menurutnya, persoalan mengenai asal-usul tanah dan legalitasnya perlu diperiksa oleh pihak yang memiliki kewenangan.

“Kami tidak mau menuduh sembarangan. Kalau memang tanahnya legal, silakan dijelaskan. Tapi kalau memang ada persoalan soal izin, kami berharap pihak yang berwenang memeriksa,” katanya.

Persoalan tersebut diketahui sejumlah unsur masyarakat Dukuh Sempu. Dalam banner yang dipasang di lokasi tercantum nama Ketua RW 01 Sukijan, Ketua RT 01 Jarwi, BPD Sholihin, S.Pd.I, tokoh pemuda Kholis S. dan Umbar T., serta tokoh masyarakat Purnomo dan Damin. Selain itu, tercantum pula nama sesepuh Jasnari dan Kiyai Karmain.

Sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda kemudian membahas langkah yang akan ditempuh untuk mendapatkan kejelasan mengenai aktivitas penimbunan Sumur Mbah Nogo.

“Kalau nanti setelah diperiksa memang ditemukan pelanggaran, kami akan mempertimbangkan langkah hukum. Yang kami inginkan sebenarnya sederhana, semuanya jelas dan masyarakat tidak dirugikan,” tegas Purnomo.

Warga berharap pemerintah desa dan instansi terkait memberikan penjelasan mengenai status Sumur Mbah Nogo, status tanah di sekitar lokasi, serta legalitas tanah yang digunakan untuk penimbunan.

“Kami berharap ada penjelasan yang terbuka kepada masyarakat. Jangan sampai masalah ini menjadi polemik karena tidak ada kejelasan,” pungkasnya.

Sebagai informasi tambahan, Pemerintah Desa Puluhantengah akan mengadakan mediasi antara pemilik tanah dengan warga di balai desa setempat pada Minggu, 23 Agustus 2026 besok sekitar pukul 15.00 WIB.

Jurnalis: *Red

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Tags: Berita Pati Hari IniBerita Pati TerkiniSumur Mbah Nogo
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

Laznas MPAQ Salurkan Air Bersih ke 9 Titik di Jakenan dan Winong Pati

Laznas MPAQ Salurkan Air Bersih ke 9 Titik di Jakenan dan Winong Pati

by Utia Afidah
15 Oktober 2026
0

PATI, Beritajateng.id - Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) MPAQ menyalurkan bantuan air bersih ke 9 titik wilayah Kecamatan Jakenan dan...

Perhutani KPH Pati Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Ronggo

Perhutani KPH Pati Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Desa Ronggo

by Utia Afidah
14 Oktober 2026
0

PATI, Beritajateng.id - Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pati bersama jajaran Polsek dan Koramil Jaken, Kabupaten Pati, menyalurkan bantuan...

Satu Orang Meninggal Usai Fortuner Tabrak Gran Max dan 2 Motor di Wedarijaksa Pati

Satu Orang Meninggal Usai Fortuner Tabrak Gran Max dan 2 Motor di Wedarijaksa Pati

by Utia Afidah
14 Oktober 2026
0

PATI, Beritajateng.id - Satu orang dinyatakan meninggal dunia dalam insiden kecelakaan beruntun yang terjadi di wilayah Kecamatan Wedarijaksa pada Selasa...

Konsep Otomatis

Laznas MPAQ Pati Gelar Kajian Islam dan Penyaluran Bantuan Pangan bagi Disabilitas

by Utia Afidah
12 Oktober 2026
0

PATI, Beritajateng.id - Laznas MPAQ Pati menggelar Kajian Islam dan Bantuan Pangan bagi Penyandang Disabilitas di Masjid At-Taqwa, Mertokusuman, Pati,...

BERITA UTAMA

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar
Kendal

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KENDAL, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kendal mengirim total 396 atlet untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga di Pekan Olahraga Provinsi...

Read moreDetails
Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

15 Oktober 2026
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • TPP Diduga Mengalir ke Rekening Non-ASN, Bupati Rembang Minta Diusut Tuntas

    3 ASN BKD Rembang Diperiksa Polda Jateng Terkait Dugaan Pelanggaran JPTP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

Hardi Ajak Warga Pati Ikut Sukseskan Program Koperasi Merah Putih

Hardi Ajak Warga Pati Ikut Sukseskan Program Koperasi Merah Putih

18 Mei 2026
Pemkot Pekalongan Dorong Lahirnya Wasit Muda Berlisensi Lewat Kursus Wasit C3

Pemkot Pekalongan Dorong Lahirnya Wasit Muda Berlisensi Lewat Kursus Wasit C3

17 September 2025
Retribusi Parkir di Pasar Sidomakmur Blora Ditargetkan Capai Rp 3 Miliar

Retribusi Parkir di Pasar Sidomakmur Blora Ditargetkan Capai Rp 3 Miliar

18 Mei 2025
Tangani Banjir, Pemkab Kudus Optimalkan Operasional Pintu Air Tanggulangin

Tangani Banjir, Pemkab Kudus Optimalkan Operasional Pintu Air Tanggulangin

15 Januari 2026
Usai Dilantik 20 Februari Nanti, Sudewo-Chandra Bakal Ikut Retreat di Magelang

Usai Dilantik 20 Februari Nanti, Sudewo-Chandra Bakal Ikut Retreat di Magelang

13 Februari 2025
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id