Minggu, Oktober 18, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Pekalongan

Pekalongan Siapkan Konsep Sekolah Panggung Atasi Dampak Banjir

Utia Afidah by Utia Afidah
3 Februari 2026
in Pekalongan, Pendidikan
Pekalongan Siapkan Konsep Sekolah Panggung Atasi Dampak Banjir

Suasana SMP Negeri 2 Siwalan, Kabupaten Pekalongan, saat area sekolah tergenang banjir, beberapa waktu lalu. (Lingkar Network/Beritajateng.id)

817
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

PEKALONGAN, Beritajateng.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan menyiapkan konsep sekolah panggung bagi wilayah yang rutin terdampak banjir rob, seperti Kecamatan Tirto, Siwalan, dan Wonokerto. 

Berdasarkan analisa empat tahun terakhir, wilayah tersebut kerap mengalami banjir rob sehingga membutuhkan penanganan berbeda. Banjir tersebut selain menggenangi jalan dan rumah, juga merendam sekolah. Sehingga aktivitas pembelajaran menjadi terganggu.

Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan, Kholid, mengatakan selama ini penanganan banjir dilakukan dengan peninggian fisik bangunan sekolah yang membutuhkan biaya besar. Ia menilai konsep sekolah panggung lebih efektif dan efisien dibandingkan peninggian bangunan yang harus dilakukan berulang kali.

“Kalau kita hitung, biaya sekolah panggung justru lebih ringan. Dibandingkan setiap tahun meninggikan bangunan fisik sekolah, konsep sekolah panggung yang dibangun bertahap akan lebih efektif,” jelasnya, Senin, 2 Februari 2026.

Ia mencontohkan sekolah di wilayah Karangjompo yang beberapa tahun lalu mendapat bantuan peninggian bangunan lebih dari satu meter dengan anggaran hampir Rp3 miliar, bahkan sempat digunakan sebagai lokasi pengungsian. Namun pada awal 2026, air kembali masuk ke area sekolah tersebut.

“Dengan skala anggaran Rp3 miliar, sebenarnya bisa digunakan untuk membangun sekitar tiga lokal sekolah. Menurut analisa saya, itu akan lebih efektif,” ungkapnya.

Konsep sekolah panggung tersebut direncanakan mulai diusulkan pada 2027, mengingat program tahun 2026 telah disahkan. Selain menunjang kegiatan belajar mengajar, bangunan sekolah panggung juga berpotensi difungsikan sebagai tempat pengungsian dan pusat edukasi kebencanaan saat terjadi bencana.

“InsyaAllah, ini adalah konsep yang sedang kita diskusikan dengan teman-teman di bidang terkait, sambil kita melakukan studi yang ada di daerah Demak dan Kudus,” ucapnya. 

Kholid menerangkan, saat ini beberapa sekolah masih menerapkan pembelajaran daring mengingat banjir yang merendam bangunan itu. Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk perlindungan terhadap keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.

“Bagi sekolah yang sampai hari ini masih terdampak banjir atau masih terendam air, maka pembelajaran tetap dilakukan secara daring. Jangan sampai ada kondisi sekolah yang membahayakan siswa,” kata Kholid.

Kebijakan tersebut merujuk pada Surat Edaran Dindikbud Kabupaten Pekalongan Nomor P/400.3.1/196/2026 tertanggal 19 Januari 2026, yang didasarkan pada Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Terdampak Bencana. Surat edaran itu ditujukan kepada koordinator kecamatan bidang pendidikan serta kepala satuan pendidikan jenjang PAUD, TK, SD, dan SMP negeri maupun swasta yang terdampak banjir dan tanah longsor.

“Sebanyak 82 satuan pendidikan tercatat terdampak banjir pada 17 Januari 2026, yang tersebar di sejumlah kecamatan rawan, seperti Tirto, Siwalan, Wonokerto, Wiradesa, Sragi, Buaran, dan Bojong, dengan jenjang pendidikan mulai dari PAUD, SD, hingga SMP,” jelasnya. 

Kholid menjelaskan, Dindikbud telah menggelar rapat koordinasi bersama koordinator wilayah, pengawas, dan penilik pendidikan se-Kabupaten Pekalongan. Dalam rapat tersebut ditekankan pentingnya kepedulian dan pelaporan cepat apabila terdapat sekolah yang masih terdampak bencana.

“Manakala ada sekolah yang masih terdampak, harus segera melapor ke Dinas Pendidikan. Kita pantau terus, jangan sampai ada sekolah yang kondisinya membahayakan siswa,” tegasnya.

Selain pembelajaran daring, Dindikbud juga membuka opsi rekayasa pembelajaran, seperti pembagian jam masuk pagi dan siang, maupun memanfaatkan fasilitas umum milik masyarakat, seperti balai desa, apabila kondisi sekolah tidak memungkinkan.

Ia juga menyoroti kondisi bangunan sekolah, khususnya bagian atap atau eternit yang rawan rusak akibat banjir. 

“Kadang ada sekolah dengan kondisi atap yang kurang baik. Itu harus segera diantisipasi, jangan sampai ada siswa yang kejatuhan eternit,” ujarnya.

Kholid berpesan kepada para guru dan siswa agar tetap menjaga semangat belajar, terlebih menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa kelas VI dan IX.

“Terus belajar melalui daring atau belajar mandiri di rumah. Jaga kesehatan dan jaga semangat dalam proses belajar,” pungkasnya.

Jurnalis: *Red
Editor: Tia

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Tags: banjirBerita Pekalongan Hari Iniberita pekalongan terkini
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

Kontingen Pekalongan Targetkan Raih 36 Medali di Porprov Jateng 2026

Kontingen Pekalongan Targetkan Raih 36 Medali di Porprov Jateng 2026

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

PEKALONGAN, Beritajateng.id - Kabupaten Pekalongan menargetkan mendapatkan total 36 medali dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026...

TMMD dengan Dana Rp300 Juta Sasar Jrebengkembang, 822,8 M Jalan Akan Diaspal

TMMD dengan Dana Rp300 Juta Sasar Jrebengkembang, 822,8 M Jalan Akan Diaspal

by Utia Afidah
14 Oktober 2026
0

PEKALONGAN, Beritajateng.id - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV 2026 menyasar pembangunan infrastruktur jalan dan berbagai layanan...

Pekalongan Bakal Latih 6.000 Petani Muda Selama 3 Tahun Lewat YESS-SI

Pekalongan Bakal Latih 6.000 Petani Muda Selama 3 Tahun Lewat YESS-SI

by Utia Afidah
13 Oktober 2026
0

PEKALONGAN, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan bakal memberikan pelatihan kepada ribuan petani muda selama tiga tahun penuh. Hal ini...

114 Peserta Ikuti Turnamen Padel, Walkot Pekalongan Harap Buka Peluang Ekonomi Baru

114 Peserta Ikuti Turnamen Padel, Walkot Pekalongan Harap Buka Peluang Ekonomi Baru

by Utia Afidah
12 Oktober 2026
0

PEKALONGAN, Beritajateng.id - Sebanyak 114 peserta bertanding dalam turnamen padel Grand Keisha Padel Court di kawasan Medono, Sabtu, 10 Oktober...

BERITA UTAMA

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar
Kendal

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KENDAL, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kendal mengirim total 396 atlet untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga di Pekan Olahraga Provinsi...

Read moreDetails
Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

15 Oktober 2026
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semarang Dilanda Banjir Usai Hujan 2 Hari, Seluruh Pompa Dikerahkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

Pemkab Grobogan Bentuk Satgas Percepatan MBG, Kawal Operasional SPPG

Pemkab Grobogan Bentuk Satgas Percepatan MBG, Kawal Operasional SPPG

14 Agustus 2025
Imbas Harga Plastik Naik, Omzet Sejumlah UMKM di Salatiga Turun

Imbas Harga Plastik Naik, Omzet Sejumlah UMKM di Salatiga Turun

7 April 2026
DEKLARASI: Gerindra Rembang deklarasi dukung Prabowo-Gibran. (Dok. Gerindra Rembang/Beritajateng.id)

Anggota DPRD Rembang Berinisial “B” Terancam Dipecat Gerindra

2 April 2024
Abdul Hafidz Siap All Out Menangkan Paslon Vivit-Gus Umam di Pilkada 2024

Abdul Hafidz Siap All Out Menangkan Paslon Vivit-Gus Umam di Pilkada 2024

5 September 2024
Launching Serentak, Bupati Tika Sebut 48 KDKMP di Kendal Siap Beroperasi

Launching Serentak, Bupati Tika Sebut 48 KDKMP di Kendal Siap Beroperasi

16 Mei 2026
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id