REMBANG, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU) berhasil menyelesaikan 29 titik pekerjaan preservasi jalan pada semester pertama 2026 sesuai target.
“Anggaran murni untuk preservasi jalan tahun ini sekitar Rp10 miliar. Dari anggaran tersebut, kami sudah menyelesaikan 29 titik pekerjaan,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga DPUTARU Rembang, Nugroho Tri Hutomo, Jumat, 25 September 2026
Nugroho mengungkap puluhan titik itu tersebar di berbagai kecamatan. Diantaranya Kecamatan Rembang, Kragan, Pamotan, Sedan, Sumber, Kaliori, dan Sulang.
Setelah menyelesaikan puluhan titik preservasi jalan itu, DPUTARU Rembang kembali mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp2 miliar melalui mekanisme pergeseran APBD pada akhir Juni hingga awal Juli 2026. Anggaran ini diarahkan untuk menangani ruas Jalan Sale-Taunan.
Nugroho menyebut penanganan ruas tersebut dilakukan secara bertahap. Saat ini pekerjaan diawali dengan lapis penetrasi sebelum nantinya dilanjutkan dengan penggelaran hotmix.
“Harapannya dengan penanganan ini kondisi jalannya bisa lebih baik dan masyarakat yang menggunakan jalur tersebut juga semakin nyaman,” katanya.
Tak hanya mengandalkan pekerjaan yang sudah berjalan, DPUTARU Rembang juga mulai memetakan sejumlah ruas jalan yang akan menjadi sasaran penanganan dalam Anggaran Perubahan 2026.
“Kami tentu ingin semua jalan bisa ditangani, tetapi semuanya harus berdasarkan skala prioritas dan kemampuan anggaran. Yang kondisinya membutuhkan penanganan lebih dahulu akan kami prioritaskan,” tegasnya.
Salah satu warga Sale, Muhammad Nuh Subhan, menyambut baik perbaikan ruas Sale-Taunan yang dinilai cukup penting bagi aktivitas masyarakat.
“Jalur ini cukup penting bagi warga karena banyak digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Kalau kondisinya semakin baik, tentu sangat membantu masyarakat, terutama warga yang setiap hari melintas,” katanya. (Adv)
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Utia Lil















