REMBANG, Beritajateng.id – Wakil Bupati M. Hanies Cholil Barro’ menanggapi peristiwa diare massal yang menimpa puluhan siswa dan guru di SMPN 5 Rembang pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Kasus diare ini dikaitkan dengan program makan bergizi gratis (MBG) yang sebelumnya disalurkan di sekolah tersebut pada Selasa, 4 Agustus 2026. Wabup Hanies menuturkan pihaknya masih mendalami peristiwa, termasuk kaitannya dengan MBG.
Wabup Hanies yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG Kabupaten Rembang itu juga mengungkap bahwa sampel makanan telah dikirim ke laboratorium untuk dilakukan pemeriksaan.
“Hasilnya belum kita ketahui. Biasanya membutuhkan waktu sekitar 2 sampai 3 hari. Sampelnya sudah dikirim dan sekarang kita masih menunggu hasil laboratorium,” ujar Gus Hanies, sapaan akrabnya, Kamis, 6 Agustus 2026.
Sebagai langkah antisipasi, ia menuturkan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mondoteko 3 sebagai penyedia MBG di SMPN 5 Rembang dihentikan sementara per hari ini sambil menunggu hasil investigasi.
Meski demikian, ia menegaskan belum ada dasar yang cukup untuk menyatakan bahwa keluhan para siswa berasal dari menu MBG. Pasalnya, siswa yang mengalami gejala hanya berasal dari dua sekolah, yakni SMPN 5 Rembang dan SD An Nawawiyah, sementara SPPG Mondoteko 3 melayani penerima manfaat di lebih banyak sekolah.
“SPPG tersebut melayani penerima manfaat lebih dari dua sekolah itu. Jadi belum bisa kita ambil kesimpulan bahwa penyebabnya berasal dari makanan MBG. Apalagi hasil laboratoriumnya juga belum keluar,” tegasnya.
Program MBG di Rembang Bakal Dievaluasi Usai Muncul Kasus Diare Massal
Puluhan Siswa-Guru SMPN 5 Rembang Tak Masuk Sekolah Akibat Diare, Ada Apa?
Pemerintah Kabupaten Rembang bersama Dinas Kesehatan yang tergabung dalam Satgas MBG terus memantau perkembangan kondisi para siswa yang sempat menjalani perawatan.
Menurut Gus Hanies, hingga Kamis siang masih terdapat 3 siswa yang menjalani rawat inap. Namun ia menuturkan kondisi mereka terus menunjukkan perkembangan yang baik.
“Per hari ini masih ada 3 yang dirawat inap dan kondisinya sudah membaik. Tinggal menunggu diperbolehkan pulang,” katanya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Tia















