REMBANG, Beritajateng.id – Puluhan anak tampil di Kampung Sekararum, Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, dengan memainkan gamelan dalam kegiatan Pagelaran Karawitan Bocah “Nunggak Semi” pada Jumat malam, 21 Agustus 2026.
Dalam pagelaran tersebut, anak-anak membawakan 10 gending, yakni Majemuk, Ayun-ayun, Gambuh, Gugur Gunung, Srayu, Tahu Tempe, Jamu-jamu, Ricik Ricik, Lancaran 45, dan Kebo Giro.
Penggagas “Nunggak Semi”, Rudy Heryanto, mengatakan mereka sebelumnya rutin berlatih setiap malam selama masa libur sekolah. Menurutnya kegiatan ini bertujuan mengenalkan kesenian karawitan kepada anak-anak sekaligus mendorong regenerasi seni tradisional.
“Yang lebih penting adalah bagaimana mereka mulai mengenal, menyukai, kemudian merasa memiliki kesenian ini,” kata Rudy, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Ia mengungkap latihan tersebut digagas SKRM Squad sebagai kegiatan positif bagi anak-anak selama liburan. Mereka belajar mengenal alat musik gamelan dan memainkan gending secara bertahap.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari warga. Selain membantu selama latihan, Rudy mengungkap para warga turut meminjamkan gamelan yang digunakan anak-anak untuk berlatih.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pagelaran. Anak-anak diharapkan terus berlatih dan semakin tertarik dengan kesenian tradisional.
“Harapannya jangan berhenti di sini. Setelah ini mereka tetap mau latihan, tetap mau belajar, dan suatu saat ada yang benar-benar menjadi seniman,” ujarnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Utia Lil















