REMBANG, Beritajateng.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU Taru) Rembang telah menyelesaikan tiga dari empat paket pekerjaan proyek peningkatan infrastruktur jalan senilai total Rp6,83 miliar tahun ini.
Tiga paket itu yakni Jalan Sendangagung-Segoromulyo senilai Rp1,87 miliar dengan panjang 1.686 meter, lebar 3 meter; Jalan Punggurharjo–Wuwur–Johogunung senilai Rp1,2 miliar, panjang 1.850 meter, lebar 3 meter; dan Jalan Mrayun–Ngajaran–Tahunan senilai Rp1,87 miliar, panjang 1.842,5 meter, lebar 3 meter.
Kabid Bina Marga DPU Taru Rembang, Nugroho Tri Hutomo menjelaskan satu paket lainnya, yakni ruas Landoh–Kerep–Kepohagung senilai Rp1,89 miliar dengan panjang 802,5 meter dan lebar 4 meter masih dalam tahap pengecoran.
“Saat ini proses cor pelebaran di spot akhir. Jadi nanti ada bahu jalannya, menggunakan beton, kita cor. Semoga nanti bisa lebih luas,” jelasnya, Senin, 10 November 2025.
Ia menyebut keempat paket tersebut menggunakan konstruksi pelebaran hotmix.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pemeliharaan jalan di tiga titik, yakni Tireman–Japerejo, Gunungsari–Kuangsan, dan Sambiyan–Sidomulyo.
Untuk ruas Japerejo-Tireman, pihaknya mengusulkan Rp40 miliar untuk perbaikan 6,7 kilometer dengan konstruksi beton.
“Jalan itu sebenarnya sudah masuk dalam program Inpres Jalan Daerah tahun ini dengan mekanisme multiyears, jadi tahun ini dan tahun depan masih berproses,” ujarnya.
Secara keseluruhan, tahun ini pihaknya menangani 22 paket pekerjaan jalan. Beberapa sudah menunjukkan prosesnya seperti di depan RSUD Rembang menuju MAN 1 Rembang.
“Kalau total anggaran pekerjaan PL tahun ini sekitar Rp4,2 miliar,” tambahnya.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Tia















