REMBANG, Beritajateng.id – Bupati Harno meninjau langsung proses pembelajaran siswa di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, Selasa, 4 Agustus 2026. Ia menuturkan kunjungan itu untuk memastikan program berjalan sesuai tujuan.
“Dengan datang langsung seperti ini kami bisa bertemu dengan anak-anak, melihat bagaimana mereka belajar dan beradaptasi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Harno menyoroti kuota penerimaan yang masih terbatas. Pihaknya pun berencana mengusulkan evaluasi terhadap perluasan sasaran penerima manfaat agar semakin banyak anak yang bisa memperoleh kesempatan belajar.
“Kuotanya memang masih terbatas. Kalau memungkinkan, penerima bisa diperluas dari desil 1–2 menjadi desil 3 sampai 5, bahkan menjangkau desil 6 sampai 10. Harapannya semakin banyak anak yang membutuhkan bisa memperoleh kesempatan belajar di Sekolah Rakyat,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) Rembang, Nurdin Fahrudi, mengungkap ada 225 siswa yang masuk di tahun ajaran 2026/2027. Mereka terdiri atas 10 siswa SD, 95 siswa SMP, dan 120 siswa SMA, termasuk 30 siswa yang berasal dari Kabupaten Blora.
Untuk membuat para siswa betah di asrama, pengelola memberikan kebebasan berekspresi melalui berbagai aktivitas bermain dan olahraga.
“Saya biarkan anak-anak berekspresi. Mau main bola silakan, bermain apa saja silakan. Yang penting mereka betah dan merasa nyaman tinggal di sini,” ujarnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Tia















