KUDUS, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memastikan realisasi pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sunan Muria akan dimulai pada 2027 mendatang. Proyek ini akan dibangun di Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus dr. Abdul Hakam melalui Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Amad Mochamad menuturkan saat ini berbagai dokumen teksi dan persyaratan lingkungan masih dalam tahap penyelesaian.
Ia menjelaskan bahwa dokumen Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED) telah rampung pada 2025. Kedua dokumen tersebut menjadi acuan dalam pengembangan rumah sakit baru milik pemerintah daerah itu.
“Saat ini prosesnya masih berjalan. Pada tahun 2025, kami telah menyelesaikan dokumen Feasibility Study (FS) serta Masterplan DED (Detail Engineering Design),” ujar Amad.
Memasuki 2026, DKK Kudus memusatkan perhatian pada penyelesaian dokumen kelayakan lingkungan dan berbagai perizinan teknis. Salah satu tahapan yang telah selesai adalah penyusunan Analisis Dampak Lalu Lintas (AMDALalin).
Sementara itu, penyusunan Persetujuan Teknis dan Rincian Teknis (Pertek Rintek) masih berlangsung dan ditargetkan selesai sesuai masa kontrak pada Agustus 2026. Di sisi lain, penyusunan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) juga terus dikebut dengan target penyelesaian pada akhir Desember 2026.
Berdasarkan data pada Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Inaproc, pekerjaan penyusunan dokumen AMDAL telah selesai ditenderkan. Paket pekerjaan tersebut memiliki Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp613 juta dan dikerjakan oleh PT Tumbuh Jaya Desain dengan nilai hasil negosiasi sebesar Rp605 juta.
Apabila seluruh dokumen teknis dan persyaratan lingkungan selesai sesuai target, pembangunan fisik RSUD Sunan Muria direncanakan mulai dilaksanakan pada 2027. Untuk tahap awal, Pemkab Kudus mengusulkan anggaran sebesar Rp20 miliar guna memulai pekerjaan konstruksi.
Pihaknya berharap kehadiran RSUD Sunan dapat memperkuat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah sekaligus memperluas akses layanan bagi masyarakat, terutama warga Kecamatan Gebog dan wilayah sekitarnya.
“Kehadiran rumah sakit baru ini diharapkan mampu memperluas jangkauan dan meningkatkan mutu layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Gebog dan sekitarnya,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















