SALATIGA, Beritajateng.id – Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Salatiga mengusulkan anggaran sebesar Rp600 juta untuk persiapan relokasi sekitar 1.300 pedagang Pasaraya 1 Salatiga.
Persiapan relokasi ini dilakukan seiring dengan realisasi revitalisasi pasar tersebut. Kepala Disdag Salatiga, AGung Pitoyo, menuturkan anggaran yang diusulkan dalam APBD Penetapan 2027 itu termasuk untuk persiapan pedagang pasar pagi.
“Usulan kami dari Disdag sebesar Rp600 juta. Untuk persiapan relokasi sekitar 1.300 pedagang, termasuk penataan pedagang pasar pagi,” kata Agung, Jumat, 25 September 2026.
Menurutnya, sosialisasi kepada pedagang juga akan mulai dilakukan pada akhir 2026. Langkah tersebut dilakukan agar pedagang mengetahui rencana revitalisasi sekaligus mempersiapkan diri apabila proses relokasi mulai dilaksanakan.
Agung menyebut kondisi Pasaraya 1 Salatiga menjadi salah satu alasan perlunya revitalisasi. Bangunan tersebut telah berusia lebih dari 25 tahun dan sudah dua kali mengalami kebakaran.
“Usia bangunan sudah di atas 25 tahun dan diperparah dengan kejadian dua kali kebakaran. Sehingga dari sisi struktur memang dinyatakan sudah tidak handal lagi,” ujarnya.
Persiapan relokasi juga mendapat perhatian Komisi B DPRD Salatiga. Anggota Komisi B DPRD Salatiga, Nono Rohana mengatakan, pemerintah daerah perlu menyiapkan kebutuhan relokasi sejak awal agar tidak terkendala ketika proyek revitalisasi benar-benar berjalan.
“Komisi B dan Dinas Perdagangan telah bertemu dalam RDP (rapat dengar pendapat). Salah satunya adalah menyediakan anggaran untuk biaya relokasi pedagang. Kita di Salatiga juga harus persiapan,” jelas Nono.
Sebagai informasi tambahan, revitalisasi Pasaraya 1 Salatiga akan dilakukan oleh pemerintah pusat. Rencananya anggaran yang akan digelontorkan mencapai sekitar Rp90 miliar.
Jurnalis: Angga Rosa
Editor: Utia Lil















