SALATIGA, Beritajateng.id – Realisasi retribusi pajak dari sektor parkir di wilayah Kota Salatiga mencapai Rp1,4 miliar per 28 Juli 2026. Jumlah tersebut setara dengan 55,56 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp2,6 miliar.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Salatiga, Guntur Junianto mengatakan, capaian tersebut masih sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan. Pihaknya terus melakukan evaluasi dan optimalisasi agar penerimaan retribusi parkir tetap meningkat hingga akhir tahun.
“Capaian ini menunjukkan penerimaan masih berjalan sesuai tahapan, dan kami terus mengoptimalkan kinerja agar target dapat tercapai hingga akhir tahun,” kata Guntur, Rabu, 29 Juli 2026.
Menurutnya, penerapan pembayaran parkir menggunakan QRIS merupakan bagian dari transformasi layanan yang lebih transparan dan akuntabel. Namun, keberhasilan sistem tersebut masih bergantung pada perubahan kebiasaan masyarakat dalam bertransaksi secara non-tunai.
“QRIS masih menjadi budaya baru bagi masyarakat. Karena itu kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat maupun juru parkir agar penggunaan pembayaran digital semakin meningkat,” ujarnya.
Guntur meyakini, semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan QRIS, semakin besar pula kontribusinya terhadap peningkatan penerimaan retribusi parkir sekaligus memperkuat akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah.
Meski demikian, Dishub masih menghadapi sejumlah kendala operasional, terutama pada titik-titik parkir dengan volume transaksi yang tinggi. Untuk mengatasinya, pengawasan terhadap pengelolaan retribusi terus diperkuat melalui pembinaan juru parkir dan perluasan implementasi pembayaran non-tunai.
Selain itu, Dishub juga mengoptimalkan seluruh titik parkir resmi, menambah lokasi parkir yang memiliki potensi pendapatan, serta menertibkan parkir yang tidak sesuai ketentuan. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan penyetoran retribusi sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Peningkatan pengawasan, penambahan titik parkir resmi, pembinaan juru parkir, hingga perluasan QRIS menjadi strategi kami agar target retribusi parkir sebesar Rp2,6 miliar dapat tercapai pada akhir tahun,” pungkas Guntur.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















