SALATIGA, Beritajateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga disebut masih memiliki banyak pekerjaan rumah (PR), terutama masalah sampah. Ketua DPRD Salatiga, Dance Ishak Palit mengatakan, masalah ini harus menjadi prioritas utama untuk diselesaikan tahun ini.
“Pengelolaan sampah harus menjadi prioritas utama dan jangan diselesaikan secara setengah-setengah,” katanya dalam Sarasehan Awal Tahun 2026 Pemerintah Kota Salatiga di Ruang Kaloka, Senin, 5 Januari 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Dance juga menekankan pentingnya perubahan pola kerja yang lebih tegas dan efisien. Utamanya dalam menangani persoalan lingkungan yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
“Jangan menunda pekerjaan. Apa yang bisa dikerjakan hari ini, selesaikan sekarang. Masalah sampah harus menjadi prioritas di 2026,” ujarnya.
Menurutnya, selama ini penanganan sampah masih terlalu berfokus pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Padahal akar persoalan justru berada di hulu.
Atas dasar itu, Dance mendorong Pemkot Salatiga serius membangun kesadaran masyarakat untuk memilih sampah dari tingkat rumah tangga.
“Persoalan sampah harus diselesaikan dari hulu. Pemilahan harus dimulai dari rumah tangga. Jadi bukan di tumpuk di TPA,” katanya.
Dance menilai, tanpa perubahan perilaku masyarakat dan sistem pengelolaan yang lebih terstruktur, persoalan sampah akan terus berulang dan menjadi beban jangka panjang bagi Salatiga.
“Saya minta ada langkah konkret, bukan sekadar wacana atau program seremonial,” tegasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















