SALATIGA, Beritajateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga memberikan insentif kepada seluruh modin di wilayah tersebut pada Rabu, 11 Februari 2026. Insentif ini disalurkan langsung oleh Wali Kota Robby Hernawan di ruang Kaloka Kantor Setda Salatiga.
Selain sebagai dukungan administratif, Robby menyebut insentif tersebut bentuk penghargaan atas dedikasi modin sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga harmoni sosial, memperkuat nilai toleransi, dan memastikan pelayanan sosial-keagamaan di tingkat warga tetap berjalan optimal.
Ia menegaskan modin merupakan garda depan pelayanan sosial berbasis masyarakat. Perannya tidak hanya dalam urusan keagamaan, tetapi juga membantu berbagai kebutuhan administratif dan sosial warga.
“Modin memiliki peran dalam menjalankan tugas sosial di masyarakat, baik terkait urusan pernikahan, kematian, keagamaan, kependudukan, pendidikan, maupun kesejahteraan masyarakat secara umum. Tetap semangat dan tulus ikhlas dalam menjalankan tugas sosial,” ujarnya.
Menurutnya keberadaan modin juga menjadi elemen penting dalam menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama yang selama ini menjadi ciri kuat Kota Salatiga.
“Modin sejatinya pelopor kerukunan dan toleransi umat beragama di masyarakat. Pertahankan toleransi yang sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari Kota Salatiga,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Salatiga, Sumarno melaporkan, jumlah modin di Kota Salatiga saat ini mencapai 160 orang dan seluruhnya menerima insentif. Dari jumlah tersebut, 118 merupakan laki-laki dan 42 perempuan.
“Hampir sepertiga modin di Kota Salatiga adalah perempuan. Ini menunjukkan partisipasi perempuan sangat besar. Harapannya kedepan peran perempuan dan laki-laki dalam pelayanan sosial keagamaan bisa semakin seimbang,” jelasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















