SRAGEN, Beritajateng.id – Dua ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Sragen yang mengalami kerusakan akan diperbaiki tahun ini. Kedua ruas itu yakni Jalan Sukowati di depan RSUD Sragen dan Jalan Galeh-Ngrampal di Kecamatan Tangen.
Dalam proyek perbaikan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah semula menyiapkan anggaran sebesar Rp7,3 miliar. Namun melalui perubahan alokasi dalam Perkada, total anggaran yang digelontorkan kini mencapai sekitar Rp21 miliar.
Hal ini diungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, saat meninjau kondisi kedua jalan tersebut baru-baru ini.
“Pelaksanaan (perbaikan) diperkirakan dimulai akhir Juli. Target pengerjaan sekitar tiga sampai empat bulan,” kata dia.
Dari hasil pengecekan, pihaknya menemukan sejumlah titik jalan dalam kondisi rusak berat sehingga membutuhkan penanganan berbeda sesuai tingkat kerusakannya.
“Dalam pengecekan ini kita bisa mengetahui secara pasti kondisi jalan yang mengalami kerusakan. Ternyata memang kondisinya cukup parah dan akan kita selesaikan secara bertahap,” katanya.
Menurut Henggar, metode perbaikan akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing ruas jalan. Beberapa titik cukup ditangani dengan pelapisan ulang, sementara titik lainnya membutuhkan konstruksi beton agar lebih kuat dan tahan lama.
“Sebagian ruas memerlukan pelapisan satu hingga dua lapis, sementara beberapa titik harus menggunakan konstruksi beton. Nanti akan kami sesuaikan dengan alokasi anggaran yang tersedia,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Sigit Pamungkas menjelaskan bahwa penanganan Jalan Sukowati terbagi berdasarkan kewenangan pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi.
“Ruas Jalan Sukowati ini akan diperbaiki. Dari Alun-Alun ke arah barat merupakan kewenangan kabupaten dan tahun ini akan kami tangani. Sedangkan dari Alun-Alun ke arah timur hingga Terminal Pilangsari merupakan kewenangan provinsi,” jelasnya.
Atas perhatian yang diberikan Pemprov Jateng, Bupati Sigit menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Tengah yang telah mengalokasikan anggaran perbaikan bagi ruas jalan di Sragen.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur atas atensinya dalam memperbaiki ruas Jalan Sukowati maupun Jalan Galeh–Ngrampal,” katanya.
Kabar perbaikan tersebut disambut baik oleh masyarakat. Salah satunya disampaikan Giyanto, warga Desa Ngrombo, Kecamatan Tangen, yang mengaku telah puluhan tahun menunggu perbaikan Jalan Galeh–Ngrampal.
“Dari saya kecil sampai sekarang jalan ini belum pernah diperbaiki, kurang lebih sudah sekitar 54 tahun,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi jalan yang sempit dan rusak sering menimbulkan kemacetan maupun risiko kecelakaan, terutama saat musim angkutan tebu.
“Untuk simpangan truk saja sulit. Padahal setiap tahun jalur ini dilewati truk pengangkut tebu. Jalannya sempit sehingga rawan macet dan kecelakaan,” ujarnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















