SEMARANG, Beritajateng.id – Dalam sebulan terakhir, harga daging ayam di berbagai pasar tradisional Kota Semarang mengalami lonjakan signifikan. Sejak Agustus, harga ayam terus meningkat bahkan mencapai Rp40.000 per kilogram di sejumlah pasar.
Menurut Plt Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Semarang Aniceto Magno Da Silva, ada beberapa faktor yang menyebabkan harga daging ayam melonjak.
“Jadi ini permintaan masyarakat sangat banyak, apalagi ini ada program Makan Bergizi Gratis, kebutuhan daging ayam mereka banyak,” ujarnya, Rabu, 24 September 2025.
Amoi, sapaan akrabnya, menjelaskan jika harga daging ayam saat ini berkisar pada harga Rp37.000 – Rp40.000 per kilogram.
“Memang naik turun ya, dan kita patok memang tertinggi di angka Rp40.000,” ujarnya.
“Kalau suplai aman, tidak sampai terjadi kelangkaan,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu pedagang ayam di Pasar Sampangan, Sudarwati menuturkan, kenaikan harga dimulai secara bertahap sejak Agustus.
“Awalnya harga ayam berada di angka Rp32.000 per kilogram dan terus naik sedikit demi sedikit hingga mencapai Rp38.000,” ujarnya.
Kenaikan harga daging ayam ini membuat beberapa pembeli mengeluh. Sudarwati berharap harga bisa kembali normal di kisaran Rp30.000–Rp32.000 per kilogram.
“Kalau di Pasar Simongan, katanya malah sudah Rp40.000. Di sini (Sampangan, red) paling tinggi Rp38.000,” tambahnya.
Hal yang sama juga terjadi di Pasar Peterongan. Rian, pedagang ayam di pasar tersebut mengungkap, harga sempat menyentuh Rp40.000 per kilogram minggu lalu, namun kini mulai turun ke Rp35.000. Meski demikian, banyak pelanggan mengurangi pembelian mereka.
“Biasanya beli sekilo, sekarang cuma setengah kilo. Saya cuma ingin dagangan laris lagi,” katanya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















