PEKALONGAN, Beritajateng.id – Satu gedung Koperasi Desa Merah Putih akan dibangun di Desa Karangdowo, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan. Hal itu diungkap Kapten Infanteri Nur Hajari dari Koramil Kedungwuni saat meninjau lokasi pembangunan, Kamis, 13 November 2025.
“Ya, pagi ini kami dari Koramil Kedungwuni bersama Kepala Koperasi dan Pengawas Kecamatan melakukan survei lapangan untuk menentukan lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Karangdowo,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihak desa telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 1.000 meter persegi untuk pembangunan gedung KDMP itu.
“Nantinya akan dibangun gedung dengan ukuran sekitar 20 x 30 meter. Di dalamnya akan ada pertokoan dan gudang yang berfungsi sebagai pusat kegiatan Koperasi Desa Merah Putih,” jelasnya.
Kapten Nur Hajari berharap keberadaan koperasi ini dapat memberikan dampak positif bagi warga.
“Kami berharap dengan berdirinya Koperasi Merah Putih ini, program Presiden benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Harapannya, masyarakat bisa menjual hasil produksinya dan kebutuhan warga di desa juga bisa terpenuhi melalui koperasi ini,” katanya.
Sementara itu, pengurus KDMP Karangdowo, Zaenuddin, menyambut baik langkah pembangunan ini.
“Kegiatan hari ini sangat membanggakan, karena kami didampingi oleh pihak-pihak yang ditunjuk oleh pemerintah untuk mewujudkan pembangunan gedung Koperasi Merah Putih di Desa Karangdowo,” ungkapnya.
Ia berharap koperasi tersebut menjadi wadah kebersamaan warga.
“Harapan saya, masyarakat bisa semakin bersatu. Tanpa kebersamaan dan saling dukung, koperasi tidak akan bisa berjalan. Dengan adanya Koperasi Desa Merah Putih, kami ingin membuka peluang kerja bagi warga, terutama yang belum memiliki pekerjaan,” tuturnya.
Menurutnya, koperasi ini akan bergerak di berbagai bidang agar keberlangsungannya terjaga.
“Kami akan bergerak di bidang kebutuhan masyarakat sehari-hari. Jadi, tidak hanya di sektor pertanian saja, karena pertanian sifatnya musiman. Kami ingin koperasi ini bisa berjalan terus menerus, tidak hanya aktif satu atau dua bulan, tapi berkelanjutan dalam jangka panjang,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















