KUDUS, Beritajateng.id – Isu pemindahan Terminal Tipe A Jati Kudus ke Kabupaten Demak yang belakangan beredar di tengah masyarakat dipastikan tidak benar. Pengelola terminal menegaskan bahwa hingga kini tidak ada kebijakan, rencana, maupun komunikasi dari instansi pusat terkait perpindahan lokasi terminal.
Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Jati Kudus, Eli Risandi, mengatakan kabar tersebut baru sebatas isu yang berkembang tanpa dokumen pendukung. Ia menegaskan belum ada surat, instruksi, maupun pemberitahuan dari Kantor Induk ataupun Kementerian Perhubungan.
“Belum ada tanda-tanda dan tidak ada rencana untuk pindah ke Demak. Kami juga belum menerima informasi dari pusat,” ujar Eli, baru-baru ini.
Ia menambahkan, aktivitas operasional terminal masih berjalan normal seperti biasa. Seluruh layanan keberangkatan dan kedatangan bus antarkota antarprovinsi (AKAP), penataan trayek, hingga pelayanan penumpang tetap berlangsung tanpa perubahan.
Eli juga menegaskan hingga saat ini tidak terlihat adanya persiapan administratif maupun teknis yang mengarah pada pemindahan terminal.
Menurutnya masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu yang belum terkonfirmasi kebenarannya.
Terminal Jati Kudus, kata dia, hingga kini tetap menjadi simpul transportasi utama di wilayah Pantura timur Jawa Tengah dan masih menjalankan fungsinya secara optimal.
“Tidak ada pembicaraan resmi soal pindah terminal. Yang di Demak tetap di Demak, dan Terminal Jati Kudus tetap berjalan seperti sekarang,” tegasnya.
Selain membantah isu pemindahan, Eli juga menjelaskan kesiapan terminal dalam menghadapi momentum libur panjang akhir tahun dan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Saat ini, pihaknya masih menunggu arahan dan undangan rapat koordinasi teknis dari Kantor Induk untuk menentukan langkah operasional selanjutnya.
“Untuk persiapan libur panjang, kami menunggu undangan rapat dari pusat. Belum ada arahan resmi,” jelasnya.
Jika koordinasi sudah dilakukan, kata dia, pengelola terminal akan menyiapkan langkah antisipatif, mulai dari penguatan posko terpadu, penambahan personel, hingga peningkatan pengawasan arus lalu lintas penumpang. Namun seluruhnya tetap mengacu pada kebijakan nasional.
Eli berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh kabar yang sumbernya belum jelas. Menurutnya, setiap perubahan signifikan dalam sistem transportasi akan diumumkan secara terbuka.
“Untuk sekarang, terminal tetap beroperasi normal di Kudus,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















