KUDUS, Beritajateng.id – Pedagang sayur malam Pasar Bitingan mulai direlokasi ke Pasar Saerah pada Kamis malam, 8 Januari 2026. Proses relokasi diawali dengan acara tasyakuran dan doa bersama.
Bupati Sam’ani Intakoris yang hadir dalam acara tersebut mengatakan, relokasi itu dilakukan sebagai upaya menghadirkan tempat berdagang yang lebih layak, aman, dan representatif bagi para pedagang.
Ia mengaku prihatin melihat kondisi pedagang sayur Pasar Bitingan yang selama ini berjualan di bahu dan pinggir jalan tanpa perlindungan memadai.
“Kalau kita lihat seperti sekarang kondisinya hujan, kasihan kan tidak ada atap, jadi kita geser ke sini. Semoga saudara-saudara kita naik kelas, kalau dulu di pinggir jalan, sekarang punya tempat sendiri,” ujarnya.
Bupati menegaskan bahwa proses relokasi dilakukan dengan dialog terbuka dan saling menghargai. Perbedaan pendapat selalu diterima, namun pemerintah daerah berkomitmen merangkul seluruh pedagang agar dapat terakomodir dengan baik.
“Kita tetap dengan pendekatan yang humanis, kekeluargaan. Kami mencoba memanusiakan, berdayakan, dan sediakan tempat yang lebih layak. Bisa dilihat, di sini tempatnya representatif,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pengelola Pasar Saerah yang telah mendukung upaya relokasi dengan memberikan fasilitas gratis selama tiga bulan pertama. Selain los dan kios yang telah ditata rapi, biaya listrik juga ditanggung oleh pengelola.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak, termasuk kepada pengelola, sudah menggratiskan selama tiga bulan pertama. Kita dorong agar para pedagang berdaya,” sebutnya.
Bupati juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus mendampingi para pedagang setelah relokasi berjalan. Aspek kebersihan, pengelolaan sampah, ketertiban, dan keamanan akan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Kudus.
“Dari sisi kebersihan, pengelolaan sampah, keamanan, dan ketertiban juga kami bantu. Nantinya kami akan rangkul semuanya,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















