BLORA, Beritajateng.id – Sekolah rakyat di Kabupaten Blora belum bisa memastikan adanya rekrutmen siswa pada tahun ajaran baru. Hal ini lantaran ruangan dalam bangunan sekolah rakyat masih minim dan terbatas.
Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 18 Blora, Tri Yuli Setyoningrum mengatakan, gedung sekolah rakyat saat ini tidak memungkinkan penambahan siswa baru sebanyak dua rombongan belajar seperti tahun kemarin.
“(Rekrutmen siswa baru) Belum dapat informasi. Saat ini gedung belum memungkinkan penambahan siswa dua rombel seperti tahun kemarin,” ujarnya, Rabu, 14 Januari 2026.
Ia menjelaskan, saat ini ada 14 ruangan di SRMA 18 Blora. Ruangan itu terdiri dari lima asrama guru, tiga asrama siswa, dua ruang kelas, satu laboratorium, satu ruang guru, satu ruang makan, dan satu perpustakaan.
“Selain ruangan itu, ada satu mushola yang dapat menampung seluruh siswa dan guru,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Blora, Luluk Kusuma Agung Ariadi mengatakan, perluasan sekolah rakyat dengan pembangunan gedung tahap dua masih menunggu instruksi dari pusat.
“Pembangunan tahap dua belum ada informasi, selain itu untuk rekrutmen siswa untuk tahun ajaran baru juga belum dapat ditentukan,” ujar Luluk, Rabu, 14 Januari 2026.
Meski begitu, ia menuturkan saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora telah menyiapkan lahan yang sesuai dengan persyaratan untuk pembangunan sekolah rakyat tahap dua.
Dikatakan hingga saat ini lahan pembangunan sekolah rakyat tahap 2 belum dilakukan oleh pihak provinsi Jawa Tengah maupun Kementerian.
“Untuk SR lanjutan (tingkat SMP) pada tahun ini belum mendapatkan informasi. Kita juga sudah tanya tapi belum ada perkembangan,” terang Luluk.
Pihaknya mengungkap ada 166 sekolah rakyat di seluruh Indonesia. Namun untuk penambahan gedung atau pembangunan baru di Kabupaten Blora belum ada informasi.
“Target 2025 kan ada 100 SR, tapi kemarin Pak Presiden sudah melaunching 166 sekolah rakyat di 34 provinsi,” terangnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















