SALATIGA, Beritajateng.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menitikberatkan masalah pengangguran terbuka sebagai bahan dalam menyusun rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan mengatakan, capaian pembangunan tahun 2025 menjadi modal penting dalam penyusunan RKPD tahun 2027. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Salatiga tercatat mencapai 86,23 dan tingkat kemiskinan berada di angka 4,20 persen.
“Di tengah capaian itu, tingkat pengangguran terbuka masih menjadi fokus pembenahan menuju 2027. Maka dari itu, tema pembangunan 2027 diarahkan pada penguatan SDM sehat dan cerdas serta ekonomi daerah yang unggul,” kata Robby dalam keterangan tertulis, Kamis, 5 Februari 2025.
Robby menyatakan, strategi pembangunan ke depan harus lebih terarah dan berbasis kebutuhan riil masyarakat. Utamanya dalam membuka peluang kerja dan memperkuat sektor produktif.
Disamping itu, pihaknya juga menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur berwawasan lingkungan sebagai penopang daya saing kota. Transformasi ekonomi akan difokuskan pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Selain itu, penguatan pendidikan berstandar internasional melalui literasi digital serta modernisasi layanan kesehatan di puskesmas dan RSUD juga menjadi prioritas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Salatiga, Siswo Hartanto, menambahkan RKPD merupakan dokumen strategis tahunan sebagai penjabaran RPJMD, acuan penyusunan KUA-PPAS, serta tolok ukur kinerja pemerintah daerah.
“Penyusunan rancangan awal RKPD 2027 telah diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Tengah,” tandasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















