KUDUS, Beritajateng.id – Sebanyak 1.199 calon jemaah haji (calhaj) asal Kabupaten Kudus mengikuti kegiatan manasik haji. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Sam’ani Intakoris di Hotel @HOM Kudus pada Senin, 9 Februari 2026.
Kegiatan yang mengusung tema Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan ini akan digelar selama dua hari. Ribuan calon jemaah haji itu terdiri dari 536 laki-laki dan 663 perempuan.
Bupati Sam’ani menyampaikan selamat kepada seluruh calon jemaah haji Kudus. Ia meminta penyelenggaraan manasik haji terintegrasi dapat memberikan pemahaman menyeluruh agar jemaah mampu menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan tertib dan khusyuk.
“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh calon jemaah haji Kabupaten Kudus Tahun 2026. Melalui manasik haji ini, kami berharap jemaah mendapatkan bekal pengetahuan dan kesiapan sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik,” katanya.
Sam’ani juga mengimbau calon jemaah untuk menjaga kesehatan, kekompakan, serta nama baik Kabupaten Kudus selama menjalankan ibadah haji. Dirinya meminta doa dari para jemaah agar Kabupaten Kudus senantiasa diberikan keberkahan dan keselamatan.
Pihaknya menegaskan mendukung penuh penyelenggaraan ibadah haji. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penugasan tenaga kesehatan untuk mendampingi jemaah haji Kabupaten Kudus.
“Kami berkomitmen mendukung penuh penyelenggaraan ibadah haji di Kabupaten Kudus, termasuk dengan menugaskan satu dokter dan dua perawat untuk mendampingi jemaah agar kesehatan tetap terjaga,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kudus, Masruroh, menyampaikan bahwa manasik haji terintegrasi menjadi bagian penting dalam mempersiapkan jemaah, baik dari sisi pemahaman manasik, kesiapan fisik, maupun mental.
“Kami berterima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kudus. Manasik haji terintegrasi ini bertujuan memberikan pembekalan menyeluruh kepada calon jemaah, terutama dalam mewujudkan pelaksanaan ibadah haji yang ramah bagi lansia, disabilitas, dan perempuan,” kata Masruroh.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















