BLORA, Beritajateng.id – Sebanyak tiga kendaraan terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Provinsi Blora-Purwodadi, tepatnya di wilayah Desa Karangtawang, Kecamatan Ngawen, Selasa, 10 Februari 2026.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora, Ipda Bayu Destya di Blora, mengatakan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 04.45 WIB. Namun ia memastikan tidak ada korban jiwa atas insiden tersebut.
Lalu insiden itu melibatkan satu unit bus Hino bernomor polisi L 7759 UV, satu unit Daihatsu Luxio nopol B 1640 PRH, serta satu unit bus Mercedes Benz nopol B 7549 KGA.
Ia menjelaskan, kronologi peristiwa bermula saat bus Hino yang dikemudikan SD (50), warga Desa Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, melaju dari arah barat ke timur dan berhenti untuk menaikkan penumpang.
Di belakangnya, Daihatsu Luxio yang dikemudikan DR (47), warga Desa Kreo, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, turut berhenti dengan jarak yang dinilai aman.
Namun dari arah belakang, bus Mercedes Benz yang dikemudikan MSA (34), warga Desa Pinggan Bulu, Kabupaten Rembang, diduga kurang menjaga jarak dan konsentrasi sehingga tidak sempat mengerem. Akibatnya bus menabrak Daihatsu Luxio di depannya.
“Akibat benturan tersebut, kendaraan Luxio terdorong ke depan dan mengenai bagian belakang bus Hino,” kata Bayu.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Ketiga pengemudi selamat, namun seluruh kendaraan mengalami kerusakan material.
“Petugas yang menerima laporan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar,” ujarnya.
Bayu mengimbau pengendara untuk selalu menjaga jarak aman dan meningkatkan konsentrasi, terutama saat berkendara pada dini hari. Pasalnya di daerah tersebut sudah terjadi dua insiden kecelakaan.
“Untuk PJU (Penerangan Jalan Umum, red) disana juga kurang. Kita sudah koordinasi ke Dinrumkimhub juga,” katanya.
Ia menambahkan terdapat 55 kejadian kecelakaan di Kabupaten Blora sepanjang 2025 dengan kerugian mencapai Rp25,8 juta.
“Kejadian ada 55, korban meninggal ada 4 dan luka ringan 63 orang sementara luka berat tidak ada,” tambahnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















