PEKALONGAN, Beritajateng.id – Harga cabai jenis rawit setan di Kabupaten Pekalongan mulai mengalami kenaikan signifikan menjelang bulan Ramadan. Berdasarkan hasil monitoring Dinas Perindustrian dan Perdagangan pada 12-13 Februari 2026, harga cabai saat ini tembus Rp80.000 per kilogram.
Analis Perdagangan Ahli Muda Dinperindag Kabupaten Pekalongan, Heri Purnomo menjelaskan, harga cabai rawit merah mengalami lonjakan dari sekitar Rp57.000 per kilogram pada awal Februari menjadi Rp80.000.
Sementara jenis cabai lain, kata dia, masih relatif stabil. Misalnya harga cabai merah besar biasa masih dikisaran Rp29.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp40.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp38.000 per kilogram.
Meski begitu, Heri mengungkap mayoritas komoditas pangan tercatat tidak mengalami perubahan harga atau masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Secara umum harga kebutuhan pokok stabil dan masih berada di bawah harga eceran tertinggi (HET). Hanya satu komoditas yang mengalami kenaikan, yakni cabai rawit merah,” ujar Heri, Jumat, 13 Februari 2026.
Untuk komoditas pangan lainnya, Heri mengungkap harga beras IR 64 premium tercatat Rp14.500 per kilogram dan IR 64 medium Rp13.200 per kilogram. Gula pasir berada di angka Rp17.000 per kilogram, minyak goreng curah Rp19.500 per kilogram, serta minyak goreng kemasan premium Rp21.000 per liter.
Sementara itu, harga daging sapi masih bertahan di kisaran Rp135.000 per kilogram, daging ayam ras Rp40.000 per kilogram, ayam kampung Rp80.000 per kilogram, dan telur ayam ras Rp29.000 per kilogram.
Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah dijual Rp38.000 per kilogram, bawang putih honan Rp33.000 per kilogram, serta bawang putih kating Rp36.000 per kilogram.
Dari sisi pasokan, pihaknya memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok mencukupi selama Ramadan.
“Untuk stok barang kebutuhan pokok menjelang Ramadan aman,” tegas Heri.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















