PEKALONGAN, Beritajateng.id — Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kekurangan dalam pelayanan pemerintah. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan untuk terus melakukan perbaikan demi meningkatkan kesejahteraan warga.
Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan Salat Id di Masjid Al Muhtarom, Alun-alun Kajen, Sabtu, 21 Maret 2026. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta ratusan masyarakat yang memadati area masjid.
“Pada kesempatan yang mulia ini, izinkan saya dan seluruh jajaran Pemkab Pekalongan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat. Kami menyadari masih banyak hal yang perlu diperbaiki dalam pelayanan publik dan kami berkomitmen untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik untuk kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
Selain itu, ia mengajak masyarakat menjadikan momentum Idul Fitri sebagai ajang introspeksi diri sekaligus memperkuat kontribusi positif bagi daerah. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun saat Idulfitri perlu dijaga untuk mendukung pembangunan di Kabupaten Pekalongan.
Sukirman juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Idul Fitri. Ia menyoroti masih adanya potensi bahaya dari aktivitas seperti menerbangkan balon udara dan menyalakan petasan.
“Tolong ingatkan kepada keluarga dan tetangga untuk tidak menerbangkan balon udara, karena selain dapat membahayakan keselamatan penerbangan, juga dapat menimbulkan kebakaran. Demikian juga dengan petasan, yang sering menimbulkan gangguan dan potensi kecelakaan. Mari kita jaga keamanan dan kenyamanan bersama,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Sukirman mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Pekalongan.
“Semoga kita semua diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan di bulan yang suci ini. Mari kita saling menjaga dan merawat kedamaian serta keamanan di Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















