PEKALONGAN, Beritajateng.id – Sebanyak tiga Jembatan Gantung Garuda bakal dibangun di wilayah Kabupaten Pekalongan. Saat ini pembangunan baru akan dimulai dengan ditandai adanya grounbreaking atau peletakan batu pertama, Selasa, 31 Maret 2026.
Grounbreaking di Pekalongan kali ini dipusatkan di Desa Galangpengampon, Kecamatan Wonopringgo. Kegiatan ini dilakukan serentak melalui sambungan daring terpusat di Kabupaten Boyolali dengan dipimpin oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin.
Komandan Kodim 0710/Pekalongan, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang menuturkan tiga titik pembangunan jembatan gantung di Pekalongan berlokasi di Desa Galangpengampon Kecamatan Wonopringgo, Desa Yosorejo Kecamatan Siwalan, dan Desa Domiyang Kecamatan Paninggaran.
“Keberadaan Jembatan Gantung Garuda diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Pekalongan,” jelas Lekol Garry.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, mengapresiasi pemerintah pusat dan jajaran TNI atas pembangunan kembali infrastruktur vital tersebut. Ia menyebut, jembatan sebelumnya sempat roboh akibat banjir besar pada tahun 2025 awal, sehingga menghambat aktivitas warga.
“Dulunya di lokasi ini sudah ada jembatan, namun karena banjir besar, jembatan tersebut roboh. Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui TNI yang telah membantu pembangunan kembali akses vital ini,” kata Munir.
Pembangunan jembatan ini disambut positif masyarakat setempat. Lina (37), warga Desa Sibetok, mengaku kehadiran Jembatan Gantung Garuda akan memangkas waktu tempuh aktivitas sehari-hari.
“Sangat senang sekali karena nanti aksesnya jadi lebih dekat. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah membangun jembatan di desa kami. Ini sangat bermanfaat untuk warga,” tuturnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















