REMBANG, Beritajateng.id – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker) Rembang akan menggelar rangkaian peringatan May Day atau Hari Buruh dengan sejumlah kegiatan sosial, hiburan, hingga diskusi publik.
Kepala Dinperinaker Rembang, Fery Sumardi, mengungkap kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 12 Mei 2026 di kawasan Hotel Polos. Kegiatan akan melibatkan ratusan peserta dari berbagai perusahaan di Rembang.
“Sekitar 400 peserta akan ikut senam sehat. Selain itu juga ada santunan, pembagian doorprize, donor darah, serta pasar murah,” katanya, Rabu, 29 April 2026.
Fery mengungkap momen ini juga akan dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi langsung antara buruh dan pemerintah. Dalam agenda tersebut, para pekerja diberi kesempatan menyampaikan aspirasi maupun persoalan ketenagakerjaan.
“Akan ada dialog interaktif. Nanti pekerja bisa tanya jawab langsung, dan akan dihadiri Bupati bersama Forkopimda,” tambahnya.
Setiap perusahaan di Rembang juga diminta mengirimkan perwakilan karyawan, sekitar 5 hingga 10 orang, untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua SPSI Rembang, Adimas Luthfi Nugraha, menyambut positif konsep perayaan May Day yang lebih humanis ini. Ia menyebut hasil technical meeting telah menyepakati rangkaian acara yang dimulai sejak pagi hari.
“Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan senam pagi, kemudian dilanjutkan sambutan dari Bupati dan pihak terkait,” ujarnya.
Adimas menegaskan bahwa SPSI mendukung penuh peringatan May Day tahun ini. Menurutnya, pendekatan seperti ini jauh lebih bermanfaat bagi buruh dibandingkan aksi turun ke jalan.
“Kami support penuh. Ini kegiatan yang positif dan bagus untuk buruh,” tegasnya.
Ia juga memastikan, tidak akan ada aksi demonstrasi di Kabupaten Rembang pada May Day kali ini. Hal itu karena para pekerja telah difasilitasi melalui kegiatan yang lebih konstruktif.
“Untuk aksi tidak ada. Dari SPSI Jawa Tengah juga memberikan kebijakan kepada masing-masing unit kerja di perusahaan,” imbuhnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















