PEKALONGAN, Beritajateng.id – Ratusan lansia di Kelurahan Panjang Baru, Kota Pekalongan, mendapatkan bantuan berupa sembako dan layanan cek kesehatan gratis (CKG). Bantuan itu diberikan dalam rangka peringatan Hari Lansia ke-30 yang digelar di Aula Kelurahan Panjang Baru, Senin, 18 Mei 2026.
Dalam kegiatan itu, sebanyak 150 lansia menjadi penerima manfaat yang dibagi bertahap dalam tiga hari pelaksanaan. Khusus hari pertama, tercatat 50 lansia menerima bantuan paket sembako berisi minyak goreng, gula, beras, teh, serta uang tunai. Selain itu, bantuan kursi roda dan pupuk kascing turut disalurkan untuk kelompok tani dan peternak setempat.
Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid mengapresiasi peran aktif Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kelurahan Panjang Baru yang dinilai konsisten membantu masyarakat, meskipun tanpa dukungan langsung dari anggaran pemerintah.
“Alhamdulillah LKKS Kelurahan Panjang Baru ini salah satu LKKS yang aktif. Walaupun tidak ada support langsung dari Pemerintah Kota Pekalongan, baik dari kecamatan maupun kelurahan, tetapi eksistensi LKKS Panjang Baru ini luar biasa. Mereka mampu membangun komunikasi dengan berbagai organisasi maupun koperasi seperti Kospin Jasa, Baznas, dan pihak lainnya untuk membantu masyarakat,” tutur Aaf.
Ia menegaskan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian untuk meringankan beban masyarakat, khususnya lansia, meski belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan ekonomi.
Sementara itu, Ketua LKKS Kelurahan Panjang Baru, Hendri, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi wujud konsistensi kepedulian sosial kepada lansia yang belum tersentuh bantuan pemerintah.
“Kegiatan hari ini adalah peringatan Hari Lansia ke-30 Tahun 2026 khususnya di Kelurahan Panjang Baru. Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Pekalongan yang turut partisipatif menyerahkan bingkisan lansia. Kegiatan ini merupakan bentuk konsistensi kami untuk terus peduli kepada masyarakat,” ujarnya.
Selain pembagian bantuan, kegiatan juga diisi dengan layanan cek kesehatan gratis. Pengadaan layanan ini bekerja sama dengan Puskesmas Kusuma Bangsa dengan sasaran utama yakni lansia yang belum pernah menerima bantuan sosial.
Di sisi lain, LKKS juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penyaluran pupuk kascing hasil budidaya cacing oleh komunitas pemuda setempat. Pupuk ini dinilai memiliki kualitas lebih baik dibanding kompos biasa.
Salah satu penerima manfaat, Pariyah, warga Gang Pahlawan, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
“Senang sekali, terima kasih. Sangat bermanfaat,” ucapnya singkat.
Ia juga mengaku baru pertama kali mendapatkan bantuan sekaligus layanan kesehatan gratis dan merasakan langsung manfaatnya.
“Tadi cek kesehatan juga. Alhamdulillah, cuma tensinya agak tinggi, sampai 180. Menurut saya, kegiatan peringatan Hari Lansia ini pun menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial terhadap para lansia agar tetap sehat, bahagia, dan merasa diperhatikan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















