BOYOLALI, Beritajateng.id – Bupati Agus Irawan menghadiri langsung agenda panen raya di Desa Bendungan, Kecamatan Simo, pada Rabu, 17 Juni 2026. Kegiatan ini juga sekaligus dimanfaatkan untuk pencanangan program Desa 100 Sumur.
Dalam kesempatan itu, Bupati Agus mengungkap bahwa Desa Bendungan akan mendapatkan bantuan berupa dua unit sumur. Ia berharap bantuan sumur ini bisa dimanfaatkan untuk pengairan sawah-sawah petani setempat.
“Kita sadar bahwa potensi besar kita adalah pertanian. Karena itu, kita benar-benar mendorong kesana, banyak sekali bantuan-bantuan, itu untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.” katanya.
Bupati Agus juga menyerahkan langsung sejumlah bantuan secara simbolis. Diantaranya satu unit Rice transplanter untuk Kelompok Tani (Poktan) Rukun Tani, bantuan benih padi 500 kg bagi Poktan Wonosari dan bantuan irigasi perpompaan untuk Poktan Ngudi Tani.
Selanjutnya ia memberikan bantuan optimalisasi lahan dan Rotavator kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Berkah. Ada pula bantuan pestisida nabati lima hektar bagi Poktan Teseh Kidul dan Poktan Rukun Makmur.
Selain bantuan pertanian, Bupati Agus juga menyerahkan bantuan sembako bagi warga kurang mampu dan bantuan dari Sentra Antasena Magelang Kementerian Sosial RI kepada 46 penyandang disabilitas dan lansia sebesar Rp 110 juta.
Kepala Desa (Kades) Bendungan, Fahrudin, menyampaikan terima kasih atas sejumlah bantuan yang diberikan.
“Saya ucapkan terimakasih, dengan adanya program-program, bantuan-bantuan yang diberikan,” katanya.
Ia menyebut luas lahan pertanian di Desa Bendungan saat ini sekitar 250 hektar. Menurut perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Boyolali, hasil panen padi setiap hektarnya sebanyak 6,9 ton.
Sehingga jumlah total hasil panen padi bisa mencapai 1.725 ton. Jika diuangkan, penghasilan Desa Bendungan per sekali panen bisa meraih hingga Rp 12,7 miliar. Selain itu, pertanian di desa ini tercatat cukup berhasil karena bisa panen tiga kali dalam satu tahun.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















