REMBANG, Beritajateng.id – Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Pantura Desa Tasiksono, Kecamatan Lasem, Kamis, 2 Juli 2026. Laka ini melibatkan tiga kendaraan yakni truk, truk trailer, dan ambulans.
Kasat Lantas Polres Rembang, AKP Ryan Mitha Pangesty, menuturkan kronologi kecelakaan bermula saat truk trailer Hino dengan nomor polisi K-8538-OD melaju dari arah Surabaya menuju Semarang.
Saat sampai di lokasi kejadian, sopir truk trailer yakni MHA (50) warga Cipodok Jaya, Kota Serang, diduga mengantuk. Akibatnya truk oleng ke arah kiri hingga menabrak bagian belakang truk yang sedang parkir.
“Diduga pengemudinya mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak bagian belakang sebelah kanan truk Mitsubishi Fuso W-8620-US yang sedang parkir di bahu jalan,” ujar Mitha, Jumat, 3 Juli 2026.
Truk Fuso tersebut, kata dia, dikemudikan NA (22), warga Desa Babaktulung, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang.
Usai benturan pertama, sebuah ambulans Hyundai bernopol B-1368-NIH yang berada tepat di belakang trailer tidak sempat menghindar sehingga menabrak bagian belakang truk trailer.
Mitha menuturkan ambulans tersebut dikemudikan EN (45), warga Sepatan, Tangerang, yang diketahui baru selesai mengantar pasien dari Lamongan.
Akibat benturan keras, ambulans mengalami kerusakan berat di bagian depan. Kap mesin remuk, bemper depan terlepas, lampu depan pecah, dan ruang mesin rusak. Pecahan komponen kendaraan serta cairan radiator berceceran di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, truk Mitsubishi Fuso yang sedang parkir mengalami kerusakan pada bodi belakang sebelah kanan akibat tertabrak trailer.
“Korban dalam kecelakaan ini satu orang, yakni pengemudi truk trailer yang mengalami luka-luka dan menjalani observasi di RSUD Rembang dalam kondisi sadar. Tidak ada korban jiwa,” jelas AKP Ryan Mitha Pangesty.
Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan tersebut mencapai sekitar Rp5 juta.
Kasat Lantas mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang yang menempuh perjalanan jarak jauh, agar tidak memaksakan diri mengemudi saat mengantuk.
“Apabila mulai merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya segera beristirahat di tempat yang aman. Jangan memaksakan berkendara karena dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















