PATI, Beritajateng.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pati mendorong semua pihak terlibat dalam sosialisasi program Sekolah Rakyat, mulai dari pemerintah desa, camat, hingga perangkat desa.
Imbauan ini disampaikan setelah terungkap kuota Sekolah Rakyat jenjang SD baru terisi 32 siswa dari total 90 kuota. Sementara jenjang SMP dan SMA masing-masing telah terpenuhi sebanyak 90 siswa.
Ketua Komisi D Teguh Bandang Waluyo menuturkan tidak semua warga, terlebih yang kurang mampu, memiliki akses ke media sosial (medsos). Sehingga pihaknya mendorong agar sosialisasi dilakukan langsung oleh jajaran perangkat daerah.
“Informasi mengenai Sekolah Rakyat harus benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat. Jangan hanya mengandalkan medsos karena tidak semua keluarga memiliki akses terhadap platform digital,” ujar Teguh, politisi dari PDIP itu, Sabtu, 11 Juli 2026. (Adv)
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















