PEKALONGAN, Beritajateng.id – Kajen Career Expo 2026 resmi dibuka di Gedung Pertemuan Umum Kajen, Kabupaten Pekalongan, Selasa, 4 Agustus 2026. Event bagi pencari kerja ini digelar selama dua hari hingga 5 Agustus 2026.
Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Ketenagakerjaan Kabupaten Pekalongan Siti Masruroh menjelaskan sebanyak 28 perusahaan berpartisipasi menyediakan 2.301 lowongan kerja dengan 80 jabatan bagi berbagai jenjang pendidikan. Kegiatan terbagi menjadi skema rekrutmen langsung dan bursa informasi pekerjaan.
“Pada skema rekrutmen, sebanyak 13 perusahaan melaksanakan proses wawancara dan seleksi langsung di lokasi. Sedangkan skema job fair, para pencari kerja dapat memperoleh informasi lowongan, berkonsultasi dengan perusahaan, serta menyerahkan lamaran secara langsung,” ungkapnya.
Sementara itu dalam kesempatan ini, Plt Bupati Sukirman yang membuka langsung expo tersebut juga meluncurkan Rumah Siap Kerja Kajen. Ia pun memberikan apresiasi kepada Pemprov Jateng yang terus mendorong iklim investasi demi membuka lapangan kerja seluas-luasnya.
Sukirman menyoroti langkah nyata Gubernur Ahmad Luthfi yang aktif mempromosikan daerah hingga ke luar negeri. Menurutnya hal ini membawa dampak berantai positif bagi perekonomian daerah.
“Multiplier effect dari investasi ini akan menumbuh kembangkan iklim ketenagakerjaan yang sehat, kemudian perekonomiannya juga baik, dan seterusnya,” katanya.
Ia menyebutkan kontribusi nyata datang dari PT Hardases Abadi Indonesia yang menyiapkan sekitar 20.000 hingga 25.000 kebutuhan tenaga kerja. Saat ini, kebutuhan pekerja itu baru terisi sekitar 5.000 orang.
Dengan ketersediaan lapangan pekerjaan itu, ia menuturkan angka pengangguran terbuka turun dari 3,29 persen menjadi 3,04 persen menurut data BPS. Apresiasi serupa disampaikan kepada RS Agung Sejati, RS Muhammadiyah, SMK Kesesi, dan berbagai pihak lainnya.
“Ini angka ini cukup signifikan sehingga Badan Pusat Statistik yang melakukan proses validasi data di Kabupaten Pekalongan kemudian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran kita di Kabupaten Pekalongan ini menurun cukup signifikan,” ujarnya.
Ia pun mengajak para lulusan baru dan pencari kerja memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin untuk memiliki pekerjaan.
“Yang perlu kita dorong sekarang adalah anak-anak kita, para fresh graduate, agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan melihat berbagai lowongan kerja yang tersedia dan mengikuti proses seleksi yang diselenggarakan perusahaan,” tuturnya.
Dalam sambutannya, Perwakilan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah Candra Yuliawan, A.Pt., M.Si., mengungkap angkatan kerja di Jawa Tengah mencapai 22,33 juta orang atau bertambah 455 ribu orang, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja 73,90 persen, dan Tingkat Pengangguran Terbuka turun menjadi 4,24 persen.
“Dengan meningkatnya investasi di Jawa Tengah setiap tahunnya, dan berbagai kemudahan layanan pelatihan, magang dalam dan luar negeri, informasi pasar kerja di Jawa Tengah, sebenarnya jumlah lowongan pekerjaan di Jawa Tengah sangat banyak. Dibanding dengan penganggur, banyak lowongan kerjanya,” kata dia.
Ia mengakui masih ada tantangan ketidaksesuaian kompetensi dan keterampilan. Namun menurutnya Kajen Career Expo hadir sebagai solusi nyata sekaligus memperkuat semangat inklusivitas.
“Kajen Career Expo 2026 menjadi salah satu ikhtiar nyata untuk memperpendek jarak dan menghilangkan keterbatasan akses, mempertemukan supply tenaga kerja dengan demand dunia usaha. Yang juga patut kita apresiasi, komitmen dalam menyediakan akses bagi pencari kerja penyandang disabilitas,” ujarnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















