PEKALONGAN, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mengambil kredit sebesar Rp80 miliar untuk pembiayaan penyempurnaan proyek RSUD Kraton. Hal ini direalisasikan melalui perjanjian kredit dengan Bank Jateng, baru-baru ini.
Plt Bupati Sukirman mengatakan bahwa fasilitas kredit tersebut terbagi dalam dua termin yaitu sebesar Rp39 miliar dan Rp41 miliar. Adapun jangka waktu pembiayaan dilakukan selama 3,5 tahun atau hingga 31 Desember 2029.
“Ini menjadi langkah yang cukup positif karena merupakan tugas yang mulia yang didukung oleh Bank Jateng. Semua ini dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat di daerah,” kata Sukirman, Rabu, 5 Agustus 2026.
Ia mengatakan pemerintah daerah akan mengelola pembiayaan tersebut secara bertanggung jawab dan akuntabel sehingga dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
“Tentunya dari kredit ini kita akan mempertanggungjawabkan dengan baik, memanfaatkannya dengan baik, akuntabilitas kepada publik juga akan kita pertanggungjawabkan. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana kita mengelola keuangan ini agar setiap tahunnya mampu memenuhi kewajiban sebagai debitur,” katanya.
Kepala Divisi Bisnis Kelembagaan dan Komersial Bank Jateng Pusat Windarti Puspito Ningrum mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Pemkab Pekalongan kepada Bank Jateng sebagai mitra pembiayaan pembangunan daerah.
“Kami berharap kerjasama ini menjadi awal dari kemitraan jangka panjang dalam mendukung berbagai agenda pembangunan di Kabupaten Pekalongan,” katanya.
Ia menilai investasi di sektor kesehatan merupakan investasi strategis untuk masa depan.
Menurutnya kondisi RSUD yang modern, representatif, serta didukung fasilitas yang memadai akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memperluas akses masyarakat terhadap layanan medis, sekaligus memperkuat ketahanan kesehatan di daerah.
“Penyaluran fasilitas kredit tersebut merupakan wujud komitmen Bank Jateng dalam mendukung pembangunan daerah dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola yang baik dan keberlanjutan fiskal,” katanya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















