Jumat, Oktober 16, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Kota Semarang

Rencana Relokasi OPD dari Gedung Pandanaran Semarang Tak Didukung Kajian Teknis

Utia Afidah by Utia Afidah
14 Oktober 2026
in Kota Semarang
36.183 Buku Nikah Tak Terpakai di Rembang Dimusnahkan, Cegah Kecurangan

Gedung Pandanaran Kota Semarang di kompleks Tugu Muda, Kota Semarang. (Syahril Muadz/Beritajateng.id)

802
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

SEMARANG, Beritajateng.id – DPRD Kota Semarang menyoroti rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang hendak merelokasi sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dari Gedung Pandanaran di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang. 

Komisi B DPRD menyebut rencana pengosongan gedung itu belum didukung kajian teknis. Dewan menyebut alasan keselamatan penghuni Gedung Pandanaran harus dibuktikan melalui kajian objektif, bukan sekadar pernyataan tanpa dukungan data teknis.

Untuk mengklarifikasi persoalan itu, Komisi B memanggil sejumlah OPD. Diantaranya Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Inspektorat, Bagian Rumah Tangga, serta Bagian Hukum.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Hanik Khoiru Solikah, mengungkap rapat dengar pendapat (RDP) tersebut justru menemukan fakta bahwa kajian teknis yang menjadi dasar pengosongan Gedung Pandanaran masih dalam proses penyusunan.

“Kami memanggil sejumlah dinas untuk mengonfirmasi persiapan dan dasar (kajian) mereka mengosongkan Gedung Pandanaran seperti apa? Kita butuh kajiannya, tapi ternyata belum ada kajiannya karena masih on progres,” ujarnya, Selasa, 13 Oktober 2026.

Dalam rapat tersebut, Komisi B mendapat penjelasan bahwa salah satu pertimbangan pengosongan adalah kelebihan kapasitas bangunan. Gedung yang semula merupakan kantor Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) itu kini digunakan untuk aktivitas administrasi sejumlah OPD Pemkot Semarang.

Beban aktivitas yang melampaui kapasitas desain awal bangunan disebut menjadi salah satu persoalan. Bahkan, muncul dugaan adanya pergeseran struktur gedung yang berpotensi membahayakan keselamatan penghuninya.

Menanggapi hal itu, Hanik mengakui indikasi kemiringan bangunan diketahui saat Pemkot melakukan peremajaan lift beberapa tahun lalu. Temuan tersebut menjadi alasan penting untuk memastikan kondisi gedung melalui pemeriksaan teknis yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Beberapa tahun lalu ada peremajaan lift yang ada trouble, pada waktu pemasangan lift baru itu ditemukan kemiringan. Artinya gedung ini sudah mengalami pergeseran dari awal bangunan berdiri sampai hari ini,” ungkap politikus PDIP tersebut.

Meski demikian, Hanik menegaskan temuan itu tidak boleh berhenti sebagai informasi lisan. Menurutnya Pemkot Semarang perlu melibatkan pihak independen untuk menguji kondisi bangunan sekaligus menentukan langkah yang tepat.

Menurutnya, pengosongan gedung dengan merelokasi OPD atas nama keselamatan harus memiliki landasan kajian teknis yang kuat. Apalagi, keputusan tersebut berdampak pada pemindahan sejumlah OPD dan penggunaan aset milik daerah.

“Kami menyarankan agar dibuat kajian resmi. Artinya kajian itu bukan asumsi atau opini seseorang, melainkan berdasarkan riset dan data yang dikumpulkan secara objektif oleh pihak independen,” tegasnya.

Selain mempertanyakan dasar pengosongan Gedung Pandanaran, Komisi B juga menyoroti rencana pemanfaatan Gedung Pandanaran yang belum jelas setelah tidak lagi digunakan sebagai kantor OPD.

Dewan mempertanyakan apakah gedung tersebut akan diperbaiki dan kembali difungsikan sebagai perkantoran atau justru dialihkan untuk kebutuhan lain. Kepastian itu dinilai penting agar kebijakan pengosongan tidak berhenti pada pemindahan pegawai tanpa arah pemanfaatan aset yang jelas.

“Untuk wacana dijadikan hotel dan lain sebagainya, kami belum pernah mendengar atau menerima wacana tersebut,” imbuh Hanik.

Gedung Pandanaran Senilai Rp34,1 M Tak Layak, OPD Pemkot Semarang Direlokasi

Sementara itu, Sekretaris Komisi B DPRD Kota Semarang, Syahrul Qirom, mengungkapkan, hingga rapat berlangsung Pemkot Semarang belum menerbitkan surat resmi terkait pemindahan OPD yang berkantor di Gedung Pandanaran.

Ia meminta seluruh rencana disiapkan secara matang, termasuk kajian teknis dan administrasi, agar kebijakan tersebut tidak memicu polemik di masyarakat.

Dalam RDP itu, sejumlah lokasi turut dibahas sebagai alternatif penempatan OPD yang akan direlokasi. Di antaranya Balai Diklat, Gedung Juang, Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), dan Balai Benih.

“Secara resminya memang surat itu belum ada. Setelah rapat ini, pihak Rumah Tangga, BPKAD, maupun Inspektorat masih mencari bahan supaya ke depannya pemindahan itu tidak menimbulkan polemik,” tuturnya. 

Jurnalis: Syahril Muadz/Lingkar Network
Editor: Utia Lil

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Tags: Berita Semarang Hari Iniberita semarang terkiniGedung Pandanaran
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Imbas Penghuni Tak Bayar Tunggakan Sewa

4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Imbas Penghuni Tak Bayar Tunggakan Sewa

by Utia Afidah
15 Oktober 2026
0

SEMARANG, Beritajateng.id - Sebanyak empat kamar di lingkungan Rumah Susun (Rusun) Kaligawe disegel oleh Satpol PP Kota Semarang pada Rabu,...

Hujan Diperkirakan Turun Mulai November 2026 di Jateng, BMKG: Hanya Sebagian

Hujan Diperkirakan Turun Mulai November 2026 di Jateng, BMKG: Hanya Sebagian

by Utia Afidah
13 Oktober 2026
0

SEMARANG, Beritajateng.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan mundur pada sekitar bulan November 2026. Namun, hujan...

Konsep Otomatis

Audiensi Pemekaran Brebes Selatan, DPRD Jateng Siap Bawa Aspirasi ke Pusat

by Utia Afidah
12 Oktober 2026
0

SEMARANG, Beritajateng.id - Sejumlah masyarakat dari Kecamatan Brebes Selatan datang ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah di...

Gedung Pandanaran Masih Ditempati, OPD Tunggu Instruksi Tertulis Walkot Semarang

Gedung Pandanaran Masih Ditempati, OPD Tunggu Instruksi Tertulis Walkot Semarang

by Utia Afidah
12 Oktober 2026
0

SEMARANG, Beritajateng.id - Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masih menempati Gedung Pandanaran di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang, hingga Minggu,...

BERITA UTAMA

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan
Kota Semarang

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

by Utia Afidah
15 Oktober 2026
0

SALATIGA, Beritajateng.id - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi kabar terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang...

Read moreDetails
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026
Blora Bakal Wajibkan ASN Eselon II Beli Beras Organik dari Petani

Blora Bakal Wajibkan ASN Eselon II Beli Beras Organik dari Petani

12 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • TPP Diduga Mengalir ke Rekening Non-ASN, Bupati Rembang Minta Diusut Tuntas

    3 ASN BKD Rembang Diperiksa Polda Jateng Terkait Dugaan Pelanggaran JPTP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

21.158 Warga Semarang Dinonaktifkan dari PBI JK, Bisa Reaktivasi?

21.158 Warga Semarang Dinonaktifkan dari PBI JK, Bisa Reaktivasi?

15 Juni 2025
SMPN 3 Blora dapat Banpres Rp2 Miliar, Dikelola Secara Mandiri

SMPN 3 Blora dapat Banpres Rp2 Miliar, Dikelola Secara Mandiri

21 April 2026
Waka DPRD Jateng Minta Pemberdayaan Bagi Nelayan Ditingkatkan

Waka DPRD Jateng Minta Pemberdayaan Bagi Nelayan Ditingkatkan

19 November 2025
Pemkot Salatiga Beri Insentif ke Satlinmas di Momen Jelang Nataru

Pemkot Salatiga Beri Insentif ke Satlinmas di Momen Jelang Nataru

3 Desember 2025
Jepara Targetkan Kopdes Merah Putih Beroperasi Mulai Bulan Depan

Jepara Targetkan Kopdes Merah Putih Beroperasi Mulai Bulan Depan

25 April 2025
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id