BATANG, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten Batang mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,26 miliar untuk proyek pembangunan lintasan khusus lari santai dan jalan kaki atau jogging track di Stadion Moh Sarengat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Batang Endro Suryono mengatakan proyek itu menjadi salah satu prioritas Pemkab Batang dalam meningkatkan kualitas sarana olahraga.
Endro menuturkan pihaknya berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh atlet untuk berlatih maupun masyarakat umum yang ingin berolahraga.
“Lintasan yang dibangun mengacu pada standar nasional dengan spesifikasi serupa jogging track di Stadion Jatidiri Semarang. Saat ini pembangunan lanjutan jogging track memasuki tahap pengerjaan lapisan atas lintasan,” katanya.
Menurutnya nantinya lintasan tersebut memiliki delapan jalur lari sehingga mampu mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga mulai dari latihan hingga kompetisi atletik.
Pembangunan infrastruktur olahraga ini, kata dia, sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus menyediakan ruang publik yang representatif bagi masyarakat.
“Selain menghadirkan fasilitas olahraga berstandar nasional, keberadaan jogging track juga diproyeksikan menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus mendukung lahirnya atlet-atlet atletik berprestasi,” katanya.
Ia mengatakan berdasarkan jadwal pelaksanaan, pembangunan lintasan khusus ini ditargetkan selesai pada 12 Oktober 2026 sehingga setelah seluruh pekerjaan rampung fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
“Kami optimistis pekerjaan dapat selesai sesuai target, yakni pada 12 Oktober 2026 sehingga masyarakat dapat segera menikmati fasilitas olahraga yang lebih baik,” katanya.
Ia mengatakan pembangunan jogging track tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan infrastruktur olahraga yang berkualitas sebagai bagian dari peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kami berharap, fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat masyarakat berolahraga, tetapi juga menjadi wadah pembinaan sehingga ke depan dapat muncul bibit-bibit atlet lari yang mampu berprestasi membawa nama daerah,” katanya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















