Minggu, Oktober 18, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Berita

PP ISNU Gelar Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Prabowo di Sektor Diplomasi dan Pertahaan

Utia Afidah by Utia Afidah
30 Oktober 2025
in Berita
Template 9 1

PP ISNU menggelar Deep Talk Indonesia dalam rangka satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo di Jakarta. (Lingkar Network/Beritajateng.id)

818
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Beritajateng.id – Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Nahdlatul Uama (PP ISNU) berkolaborasi dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Lembaga Kajian Strategis PB IKA PMII mengadakan Deep Talk  Indonesia memperingati satu tahun Asta Cita  Presiden Prabowo bidang diplomasi dan pertahanan. Diskusi yang bertajuk  Asta Cita Presiden Prabowo: Sketsa Diplomasi & Pertahanan Nasional Dalam Menghadapi Tatanan Dunia Baru di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menghadirkan penulis dan sejumlah pakar di bidangnya. 

Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN, Prof. Dr. Muhammad Maksum dalam pembukaan diskusi mengungkap bahwa hukum erat kaitannya dengan diplomasi dan politik. Sejumlah kebijakan nasional adalah realisasi dari komitmen global yang dihasilkan berkat diplomasi. 

“Hukum tidak bisa dipisahkan dari politik, yang di dalamnya ada diplomasi. Hukum adalah produk politik. Dalam buku yang ditulis oleh Dr. Ngasiman Djoyonegoro ini banyak pelajaran yang dapat diambil,” kata Muhammad Maksum. 

Penulis buku, Ngasiman Djoyonegoro menyampaikan bahwa setiap negara harus selalu mengukur kekuatannya dengan instrument of power, yaitu Diplomasi, Informasi, Militer, dan Ekonomi (DIME). 

“Kerangka inilah yang dapat kita gunakan untuk menganalisis buku ini,” kata Simon. 

Buku yang merupakan bungai rampai menurutnya memotret secara teliti dan mendalam fenomena yang berkembang.

“Kami berharap buku ini dapat dijadikan acuan oleh pembuat kebijakan,” pungkas pria yang akrab dipanggil Simon. 

Simon juga menjelaskan bahwa sejak Presiden Prabowo dinyatakan sebagai presiden terpilih pada 2024 lalu, langkahnya terlihat terukur. Presiden bisa melakukan lawatan dari China dan Amerika dalam satu rangkaian waktu. Indonesia tergabung dalam BRICS+ sekaligus diterima oleh G7. Padahal kedua belah pihak tersebut sedang berseteru. 

“Presiden berhasil memainkan peran signifikan dan membuat nyata prinsip politik bebas aktif Indonesia,” kata Simon. 

Sementara itu, Sekretaris Umum ISNU, Wardi Taufiq mengungkap bahwa pembahasan oleh pakar adalah salah satu agenda utama yang disasar oleh ISNU di tengah hingar bingar media sosial belakangan ini. 

“Di tengah matinya kepakaran, sulit membedakan antara pengetahuan dan opini, antara data dan prasangka. Kita berkewajiban membangun kepakaran tersebut dengan menghidupkan diskusi-diskusi bersama pakar seperti ini,” kata Wardi.

“Kita memang sama-sama punya komitmen untuk berkontribusi dalam kehidupan yang real. Asta Cita harus kita maknai sebagai strategi epistemik. Dalam konteks diplomasi kita berupaya agar Asta Cita dalam koridor bebas aktif. Dan forum seperti ini dapat kita jadikan bagian dari upaya mengantisipasi masa depan,” imbuhnya.

Di sisi lain, lingkungan strategis yang semakin tidak pasti dan tidak dapat diprediksi membuat para ilmuwan dunia merevisi teorinya. Abdul Wahid Maktub, pakar bidang diplomasi yang juga dosen pada President University yang didapuk sebagai salah satu pakar dalam diskusi tersebut menyatakan bahwa era sekarang ini harus dibaca secara berbeda. 

“Tatanan dunia telah berubah, realitas telah berubah, tatanan dunia yang lama sudah tidak relevan lagi untuk diperbincangkan. Samuel P. Huntington mengakui dan merevisi teorinya dari the clash of civilisation menjadi the alliance of civilisation,”

Menurut Abdul Wahid negara-negara dunia banyak sekali melakukan kesalahan kalkulasi geopolitik.

“Israel menyerang Hamas, secara kalkulasi militer itu hanya seminggu selesai. Nyatanya sampai dua tahun,” katanya. 

Ia memberikan contoh lainnya yakni Amerika yang juga mengalami hal yang sama ketika berhadapan dengan China. Salah kalkulasi. 

Ketidakpastian seperti ini, menurut Stepi Anriani, pakar intelijen dan pertahanan nasional memberikan momentum bagi tumbuh kembangnya implementasi prinsip politik bebas aktif yang dianut oleh Indonesia. 

“Dunia kita sedang terbagi dalam great power, super power, dan regional power. Belum pernah dalam sejarahnya, Amerika sebegitu dibencinya dalam pergaulan internasional. Tapi, Presiden Prabowo dianggap sahabat oleh Presiden Trump,” ujarnya.

Menurutnya Presiden Prabowo sedang menunjukkan bagaimana politik bebas aktif dimainkan.

“Di satu sektor bisa tidak sepakat, tapi di sektor lain kerjasama dengan baik. Misalnya dengan China, Indonesia berseteru di Laut China Selatan, tetapi akur dalam kerjasama ekonomi.  Ini yang sedang dimainkan oleh Presiden Prabowo,” kata Stepi. 

Pakar lainnya, Atep Abdurofiq, pengajar hubungan internasional di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyoroti kapasitas Presiden Prabowo dalam memandu pertahanan nasional dari sisi geoekonomi. 

“Posisi sentral Indonesia dalam pemanfaatan SDA sangatlah penting. Bagaimana pengelolaan ini tidak menjadi kutukan. Indonesia sedang on the track dengan memanfaatkan daya tawar critical mineral dan hilirisasi,” kata Atep. 

Hasanuddin Wahid, Anggota Komisi XI DPR RI lebih mengkritisi penyeimbangan antara hard power, soft power dan smart power.  Menurutnya Indonesia secara hard power telah membangun industri pertahanan dan peningkatan alutsista. 

“Kita harus kasih kepercayaan penuh kepada institusi militer kita,” kata Hasan. 

Secara soft power,  diplomasi politik Presiden Prabowo memiliki pengalaman panjang dan tahu betul bagaimana memainkan peran di kancah global. 

“Pola interaksi yang dimainkan Presiden adalah pengalaman dijajah,” kata Hasan.

Lebih lanjut, Hasan menyatakan bahwa apa yang telah dilakukan perlu diimbangi dengan pengembangan smart power. 

“Saat ini kita belum melakukannya secara terukur dan sistematis. Tanpa tiga hal ini, kita sulit untuk menjadi negara disegani,” kata Hasan 

Dari sisi informasi, perlahan tapi pasti Indonesia telah memimpin percepatan kualitas dunia digital dalam program-program transformasi digital. 

“Tak hanya terkait dengan aplikasi, tetapi juga penguatan SDM dan infrastruktur. Termasuk pengembangan kelembagaan pada TNI, Polri dan intelijen terkait perkembangan dunia siber,” pungkas Simon. 

Sementara itu, Dwi Sulaksono, Staf Ahli KASAL Bidang Keamanan Laut mengungkap bahwa militer selalu berupaya untuk melindungi bangsa dan negara dengan segala kekuatan yang ada, karena itu perlu diperkuat. Indonesia telah mempersiapkan pembelian dan pembaruan persenjataan secara konsisten, terutama kapal laut dan membangun integrasi sistem persenjataan TNI. 

“Kalau kita mau membangun perdamaian, kita harus siap perang. Inilah yang sedang dipersiapkan. Dan kita membutuhkan input sebagaimana buku yang ditulis oleh Dr. Ngasiman Djoyonegoro ini,” kata Dwi Sulaksono.

Jurnalis: *Red

Editor: Tia

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Tags: Berita Jakarta TerkiniPresiden Prabowo
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

Dugaan Layanan BPN Jakarta Buruk, GMNI Jakarta Timur Minta Pertanggungjawaban Moral

Dugaan Layanan BPN Jakarta Buruk, GMNI Jakarta Timur Minta Pertanggungjawaban Moral

by Utia Afidah
15 Oktober 2026
0

JAKARTA, Beritajateng.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Timur meminta pertanggungjawaban moral kepada Kementerian Agraria...

Gelar PPAB Raya Se-Kota Jakarta Timur, GMNI Jakarta Timur Perkuat Ideologi Anggota

Gelar PPAB Raya Se-Kota Jakarta Timur, GMNI Jakarta Timur Perkuat Ideologi Anggota

by Utia Afidah
12 Oktober 2026
0

JAKARTA, Beritajateng.id - Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Jakarta Timur menggelar Pekan Penerimaan Anggota Baru (PPAB)...

Konsep Otomatis

Tingkatkan Profesionalisme, Laznas MPAQ Ikutkan 11 Karyawan Sertifikasi Amil

by Utia Afidah
5 Oktober 2026
0

JAKARTA, Beritajateng.id - 11 karyawan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) MPAQ turut serta dalam uji sertifikasi kompetensi amil melalui LSP...

Ketum JMSI Teguh Santosa Tekankan Budaya Riset bagi Wartawan Hadapi Era Digital

Ketum JMSI Teguh Santosa Tekankan Budaya Riset bagi Wartawan Hadapi Era Digital

by Utia Afidah
30 September 2026
0

JAKARTA, Beritajateng.id - Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Dr. Teguh Santosa, menekankan pentingnya budaya riset bagi wartawan. Menghadapi...

BERITA UTAMA

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar
Kendal

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KENDAL, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kendal mengirim total 396 atlet untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga di Pekan Olahraga Provinsi...

Read moreDetails
Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

15 Oktober 2026
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semarang Dilanda Banjir Usai Hujan 2 Hari, Seluruh Pompa Dikerahkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

Haul Mbah Srimpet dan Mbah Sambu, Mengenang Tokoh Penyebar Islam di Lasem

Haul Mbah Srimpet dan Mbah Sambu, Mengenang Tokoh Penyebar Islam di Lasem

10 Juni 2025
Santri Jepara Perlu Perda Pesantren | Ibnu Hajar : Kontribusi dalam berbagai bidang sangat besar

Santri Jepara Perlu Perda Pesantren | Ibnu Hajar : Kontribusi dalam berbagai bidang sangat besar

10 Februari 2022
Tinjau Kondisi Pasar Pamotan Rembang, Bupati Harno: Memprihatinkan

Tinjau Kondisi Pasar Pamotan Rembang, Bupati Harno: Memprihatinkan

24 Agustus 2026
Dico Sebut Kota Semarang Butuh Pemimpin Kreatif Seperti Dirinya

Dico Sebut Kota Semarang Butuh Pemimpin Kreatif Seperti Dirinya

25 Juli 2024
Hendak Ditiadakan, Karnaval Pelajar di Rembang Tetap Digelar pada 30 Agustus

Hendak Ditiadakan, Karnaval Pelajar di Rembang Tetap Digelar pada 30 Agustus

24 Agustus 2025
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id