SALATIGA, Beritajateng.id – Aksi tawuran di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga pada Rabu dini hari, 24 September 2025, membuat geger warga sekitar. Peristiwa itu bahkan berujung pengeroyokan terhadap sopir truk yang sedang melintas.
Sopir truk box Isuzu bernomor polisi AD 8085 BB bernama Maryono bersama kernetnya Saiful Yayas menjadi korban. Keduanya dianiaya secara brutal setelah truk yang mereka kendarai menabrak dua motor yang diparkir di tengah jalan saat tawuran berlangsung.
Maryono mengalami luka di punggung akibat hantaman batu, sementara Saiful terluka di kaki akibat sabetan senjata tajam. Kejadian itu mengundang kepanikan warga yang kemudian segera melapor ke polisi.
Kapolres Salatiga, AKBP Veronica menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir aksi brutal yang meresahkan masyarakat.
“Polres Salatiga berkomitmen menindak tegas pelaku tawuran dan pengeroyokan. Mari bersama menjaga keamanan dan ketertiban, karena Kota Salatiga adalah rumah kita bersama,” tegasnya.
Ia mengatakan, Satreskrim Polres Salatiga intensif melakukan penyelidikan terhadap kasus tawuran disertai pengeroyokan sopir truk di JLS dan berhasil mengamankan salah satu terduga pelaku. Seorang terduga pelaku lain bahkan melompat dari jembatan dan kini dirawat di RSUD Kota Salatiga.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Salatiga, AKP Radytya Triatmaji Pramana menuturkan, para pelaku akan ditindak tegas sesuai dengan aturan.
“Penyelidikan masih terus kami lakukan. Bukti-bukti sedang dikumpulkan, dan para pelaku akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tandasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















