SALATIGA, Beritajateng.id – Warga Kota Salatiga diminta untuk tidak melakukan aksi memborong bahan pangan atau panic buying menjelang Lebaran. Pemerintah Kota Salatiga memastikan stok bahan pangan masih aman dan tidak mengalami kelangkaan.
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Robby Hernawan saat melakukan pengecekan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di sejumlah pasar di wilayah setempat pada Sabtu, 14 Maret 2026.
Peninjauan tersebut dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan stok bahan pangan tetap aman dan harga masih dalam kondisi terkendali.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan memantau beberapa titik strategis, mulai dari Pasar Raya 1 Salatiga, kemudian berlanjut ke Toko Dadi Agung, hingga Pasar Rejosari Salatiga.
“Secara umum stok bahan pangan di Salatiga aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir atau melakukan panic buying (memborong, red),” ujar Robby.
Dari hasil pemantauan, beberapa komoditas seperti ayam, ikan, dan cabai memang mengalami fluktuasi harga. Namun kenaikan tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan sebagian besar dipengaruhi faktor cuaca yang mempengaruhi pasokan dari daerah penghasil.
Pemerintah Kota Salatiga bersama unsur Forkopimda juga terus memperkuat koordinasi melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk menjaga stabilitas harga di pasaran. Menurut Robby, pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar sekaligus mencegah praktik penimbunan barang yang dapat memicu lonjakan harga.
Selain memantau harga dan stok pangan, Robby juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan serta kenyamanan fasilitas pasar. Ia berharap pasar tradisional di Salatiga dapat menjadi ruang ekonomi rakyat yang tetap hidup dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami juga ingin memastikan pasar tetap bersih dan nyaman sehingga aktivitas ekonomi masyarakat bisa terus berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















