Jumat, Oktober 16, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Blora

98 Desa di Blora Alami Krisis Air Bersih, Warga Diimbau Waspadai 3 Penyakit Ini

Utia Afidah by Utia Afidah
25 Agustus 2026
in Blora
650 Kasus TBC Ditemukan di Blora dalam Lima Bulan

Kepala Dinkesda Blora, Edi Widayat. (Lingkar Network/Beritajateng.id)

877
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

BLORA, Beritajateng.id – Sebanyak 49,6 ribu jiwa orang dari 98 desa di 14 kecamatan wilayah Kabupaten Blora mengalami kesulitan dalam mengakses air bersih. Hal ini akibat sumber air mulai mengering selama musim kemarau melanda wilayah tersebut.

Kondisi tersebut turut menjadi perhatian Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Blora. Selain persoalan pemenuhan kebutuhan air bersih, kekeringan juga dinilai berpotensi meningkatkan risiko sejumlah penyakit di tengah masyarakat.

Kepala Dinkesda Blora, Edi Widayat, mengatakan pihaknya telah memetakan setidaknya tiga penyakit yang berpotensi meningkat selama musim kemarau dan kekeringan.

“Tiga penyakit yang perlu diwaspadai saat musim kemarau ini adalah diare, ISPA dan penyakit kulit,” kata Edi, Selasa, 25 Agustus 2026.

Menurutnya, potensi penyakit tersebut berkaitan erat dengan keterbatasan air bersih dan kondisi lingkungan selama musim kemarau.

Edi menjelaskan, potensi pertama penyakit diare dikarenakan keterbatasan air bersih dapat membuat masyarakat kesulitan menjaga kebersihan peralatan makan secara maksimal. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan peralatan makan kurang bersih sehingga meningkatkan risiko masuknya kuman penyebab penyakit ke dalam tubuh.

“Karena kesulitan air bersih, peralatan makan kadang tidak bisa dicuci secara maksimal. Ini bisa menjadi salah satu faktor risiko terjadinya diare,” jelasnya.

Untuk mencegah diare, masyarakat diimbau tetap memastikan tangan dan peralatan makan dalam kondisi bersih. Air yang digunakan untuk minum juga harus dipastikan aman, termasuk dengan memasaknya hingga mendidih apabila sumber air belum terjamin kebersihannya.

Selanjutnya, penyakit kedua yang perlu diwaspadai adalah infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA yang disebabkan banyaknya debu. Edi menjelaskan saat kondisi tanah dan sumber air mengering, debu lebih mudah beterbangan. Paparan debu dalam jumlah banyak dapat mengganggu saluran pernapasan, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan.

“Kalau kemarau, debu cukup banyak, bahkan tidak tahu asal-muasal debu, apakah dari kotoran hewan atau yang lainnya. Itu yang juga perlu diantisipasi karena dapat mengganggu saluran pernapasan,” ujar Edi.

Masyarakat disarankan menggunakan masker ketika berada di lingkungan berdebu. Selain itu, ia mengimbau lingkungan rumah perlu dijaga agar tidak terlalu banyak debu dan ventilasi tetap baik.

Terakhir, keterbatasan air menurut Edi juga dapat memengaruhi kebersihan tubuh dan lingkungan. Salah satunya adalah penggunaan air dalam bak atau tempat penampungan yang jarang dikuras.

“Untuk penyakit kulit, salah satunya karena air kulah atau tempat penampungan air yang tidak dibersihkan atau dikuras,” katanya.

Karena itu, masyarakat diminta tetap memperhatikan kebersihan tempat penampungan air. Bak mandi maupun wadah penampungan air perlu dibersihkan dan dikuras secara berkala.

Edi mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kebersihan meskipun sedang mengalami keterbatasan air. Menurutnya, masyarakat perlu mengatur penggunaan air secara bijak dengan tetap memprioritaskan kebutuhan dasar, seperti minum, memasak, kebersihan tangan, peralatan makan, serta kebersihan tubuh.

“Yang paling penting masyarakat tetap menjaga perilaku hidup bersih dan sehat. Air yang ada digunakan seefisien mungkin, tetapi kebutuhan untuk kebersihan dan kesehatan tetap harus diperhatikan,” pungkasnya.

Dinkesda Blora juga mengimbau warga yang mengalami keluhan kesehatan, seperti diare berkepanjangan, gangguan pernapasan, atau masalah kulit yang tidak kunjung membaik, agar segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

“Dengan menjaga kebersihan air, makanan, tubuh dan lingkungan secara mandiri, risiko munculnya penyakit selama musim kemarau diharapkan dapat diminimalisir,” pungkasnya.

Jurnalis: *Red
Editor: Utia Lil

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Tags: Air BersihBerita Blora Hari Iniberita blora terkini
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

11 Desa di Jepara Krisis Air Bersih, Warga Diminta Bijak Pakai Air

11 Desa di Jepara Krisis Air Bersih, Warga Diminta Bijak Pakai Air

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

JEPARA, Beritajateng.id - Sebanyak 11 desa di berbagai kecamatan wilayah Kabupaten Jepara mengalami krisis air bersih akibat kekeringan. Desa-desa itu...

Dapat Bantuan Revitalisasi Rp1,9 Miliar, SMPN 1 Sambong Perbaiki Fasilitas Sekolah

Dapat Bantuan Revitalisasi Rp1,9 Miliar, SMPN 1 Sambong Perbaiki Fasilitas Sekolah

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

BLORA, Beritajateng.id - SMPN 1 Sambong di Kecamatan Sambong tercatat mendapatkan bantuan anggaran sebesar Rp1,9 miliar dari pemerintah pusat. Bantuan...

Isu Pabrik Biometana, Bupati Blora Ungkap Terima Kunjungan Investor Jepang

Isu Pabrik Biometana, Bupati Blora Ungkap Terima Kunjungan Investor Jepang

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

BLORA, Beritajateng.id - Bupati Arief Rohman mengungkap baru-baru ini menerima kunjungan dari calon investor asal Jepang, Toho Gas. Kedatangan investor...

Belanja Makanan Minuman Terdampak Efisiensi, Target Pajak Restoran di Blora Turun

Belanja Makanan Minuman Terdampak Efisiensi, Target Pajak Restoran di Blora Turun

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

BLORA, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Blora menetapkan taget pajak restoran sebesar Rp5 miliar. Jumlah ini mengalami penurunan daripada tahun sebelumnya....

BERITA UTAMA

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan
Kota Semarang

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

by Utia Afidah
15 Oktober 2026
0

SALATIGA, Beritajateng.id - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi kabar terkait operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang...

Read moreDetails
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026
Blora Bakal Wajibkan ASN Eselon II Beli Beras Organik dari Petani

Blora Bakal Wajibkan ASN Eselon II Beli Beras Organik dari Petani

12 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • TPP Diduga Mengalir ke Rekening Non-ASN, Bupati Rembang Minta Diusut Tuntas

    3 ASN BKD Rembang Diperiksa Polda Jateng Terkait Dugaan Pelanggaran JPTP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

Program Ketahanan Pangan di Desa Gadon Blora Tak Jelas, Keterangan Kades Dinilai Berbelit

Program Ketahanan Pangan di Desa Gadon Blora Tak Jelas, Keterangan Kades Dinilai Berbelit

19 November 2024
Atraksi Ketoprak Ringkes Budoyo yang digelar oleh Warga Desa Agungmulyo, Juwana baru-baru ini. (ARF/Beritajateng.id)

DPRD Pati Imbau Seniman Berbentuk Ringkes Budoyo Terapkan Prokes Ketat

18 Mei 2022
Sampaikan Aspirasi Nelayan, Bupati Pati Tekankan 4 Poin ke Sekjen KKP di Jakarta

Sampaikan Aspirasi Nelayan, Bupati Pati Tekankan 4 Poin ke Sekjen KKP di Jakarta

21 April 2025
Wagub Jateng Dorong Masjid Bisa Beri Layanan Sosial Hingga Ekonomi

Wagub Jateng Dorong Masjid Bisa Beri Layanan Sosial Hingga Ekonomi

24 Agustus 2025
Mengenal Sosok Mas Riki Dikabarkan Dampingi Mirna di Pilkada Kendal 2024

Mengenal Sosok Mas Riki Dikabarkan Dampingi Mirna di Pilkada Kendal 2024

7 Juli 2024
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id